Pengresmian KMP Sinar Togean oleh Bupati Mohammad Lahay, SE, MM adalah catatan indah dipenghujung masa bakti dan pengabdiannya bagi daerah tercinta, memenuhi visi misi melalui sektor tranportasi ditandai dengan pengoperasian KMP Sinar Togean.

Catatan : Sam Asiku
Pengresmian itu dihadiri Kapolres Touna, AKBP Ridwan J. M. Hutagaol, SIK, SH, Direktur Transportasi Bappenas RI, Direktur Transportasi Sungai, Danau dan penyeberangan Kementerian Perhubungan, Direktur Utama dan Teknik Galangan Kapal PT. Proskuneo serta Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Sulteng, unsur Forkopimda, pimpinan Perangkat Kerja Daerah, pimpinan instansi vertikal, Danpos TNI AL di Ampana, Kapolsek Ampana Kota, serta Danpos Pol Airut Polda Sulteng.

Harapan atas upaya maksimal Mohammad Lahay, tidak sebatas mengadakan sarana perhubungan laut di Kabupaten Tojo Una-Una, urgen adalah tindak lanjut dari Perangkat Kerja Daerah yang terkait, memiliki tanggung jawab menindak lanjuti upaya bupati, bagaimana mengatur dan memelihara kapal itu, agar dapat dimanfaatkan dalam waktu yang Panjang. Mengingat anggaran pengadaan kapal itu cukup besar yang dikucurkan oleh negara.
Sebagaimana harapan bupati saat peresmian, sarana perhubungan laut itu agar dapat dimanfaatkan dengan baik sebagai sarana transportasi laut dalam melakukan pengangkutan yang lebih efektif dan efisien serta mendukung mewujudkan konektivitas antar darat-pulau dan antar pulau di kepulauan Togean.

Dikatakan Mohammad Lahay, seiring pembangunan beberapa pelabuhan di wilayah Kepulauan Togean serta pengoperasian KMP Sinar Togean oleh Pemerintah daerah. Bertitik tolak pada upaya memperlancar konektivitas di wilayah Kepulauan Togean dan sekitarnya, terkait dengan penguatan dan meningkatkan akses dan mutu pelayanan bagi masyarakat.
Kadis Perhubungan dan Lingkungan hidup, Ir. M.Idrus, MT yang dimintai keterangannya diakhir tahun yang lalu tepatnya, (26/12/2023), setelah kapal itu tiba di dermaga Ampana, menjelaskan pengadaan kapal itu melalui dana alokasi khusus (DAK) tahun 2023 sebesar Rp. 11 miliyar.

Pertanyaan media ini, bagaimana keberadaan KMP Sinar Togean akan memberi nilai manfaat bagi masyarakat serta teknis pengelolaannya untuk menghindari benturan kepentingan antar pengusaha angkutan yang selama ini sudah beroperasi.
Menyentil arahan bupati bagaimana mewujudkan visi misi pemerintah daerah disektor transportasi mengingat tofografi kabupaten Tojo Una-Una terdiri dari wilayah daratan dan kepulauan, ini butuh sarana untuk memenuhi konektitas masyarakat kepulauan dan daratan di daerah ini.
Menurut M. Idrus, adanya KMP Sinar Togean adalah upaya pemda untuk menjawab kebutuhan masyarakat disektor tranportasi yang memadai bagi masyarakat.
Tentu upaya ini diharapkan menjadi daya dorong pertumbuhan ekonomi dan pengembangan parawisata di kepulauan Togean.
Menyawab pertanyaan media ini, Idrus mengatakan bahwa pengelolaan kapal tersebut akan dipihak ketigakan, agar tidak menjadi beban APBD setiap tahun dan dinas akan melakukan pengawasan secara berkala sehingga umur ekonomis kapal ini akan lebih lama.
Tentu sangat diharapkan agar pengelola kapal tersebut lebih professional yang menerapkan prinsip-prinsip usaha. Terang Kadis perhubungan dan Lingkungan Hidup.(26 Desember 2023)
Ia menjelaskan kapasitas angkut KMP Sinar Togean 40 penumpang dan 10 unit motor dan triseda. Untuk rute pelayaran akan dikordinasikan dengan pihak-pihak terkait sehingga jadwal pelayaran dan pelabuhan tujuan, akan tercipta sinergi antara pelaku-pelaku transportasi laut dalam memberi layanan yang semakin baik bagi pelanggan didaerah ini. Tandasnya (samas)