JURNALPOLRISULTENG.ID – MAKKAH, Jemaah Haji Kabupaten Tojo Una Una masuk kloter 7 BPN, setelah melaksanakan tawaf wadah, Tawaf terakhir sebelum meninggalkan tanah suci. Tawaf Wada’ atau juga dikenal sebagai Tawaf Perpisahan, adalah tawaf yang dilakukan oleh jemaah haji atau umrah sebagai tanda perpisahan dengan Baitullah (Ka’bah) sebelum meninggalkan Mekah.
Rombongan haji Kabupaten akan diberangkatakn menuju Madinah Al Amunawarah, Rabu 18 Juni 2025 pukul 10.00 waktu arab Saudi atau pukul 15.00 Wita.

Diketahui Tawaf Wada’ memiliki hukum wajib bagi jemaah haji, kecuali bagi mereka yang memiliki udzur syar’i seperti haid bagi wanita. Melakukan Tawaf Wada’ adalah bentuk penghormatan terakhir kepada Baitullah dan merupakan bagian penting dari rangkaian ibadah haji dan umrah.
Ada keharuan menyelimuti hati disertai linangan air mata para Jemaah, mengenang perjalanan spiritual dalam melaksanakan rangkaian ibadah haji rukun Islam kelima, hingga rampung hari ini ditanah haram. Dan hari harus pamit meninggalkan tanah yang dimuliakan, entah kapan datang lagi memenuhi panggilan selaku tamu Allah.
Dilaporkan PPHD Kabupaten Tojo Una Una, H. Yaumihi Palampangan hari ini Rabu 18 Juni 2025, pukul 10.00,- Waktu Makah atau pukul 15.00 Wita, Jemaah Haji Koloter 7 BPN akan berangkat dengan bus terakhir.
Rombongan haji kloter 7 BPN mengunakan 9 bus, dikawal oleh ketua kloter H. Wardin Tolodo dari Kabupaten Bangkep diserta Tim pendamping kesehatan haji dr H. Fajri merupakan rombongan terakhir kloter 7 BPN yang diberangkatkan menuju Madinah.
Suhu udara masih berkisar 41 derajat Celcius, namun para Jemaah sudah terbiasa karena hampir 4 pekan beraktifitas di Arab Saudi.” Kondisi para Jemaah masih tetap sehat dan semangat” Ujar Yaumihi Palampanga.
Perjalanan dari Makkah ke Madinah 434 Km dengan waktu tempuh 4 jam 24 menit lewat rute 15.
Diketahui seluruh rangkaian haji akan berakhir di Madinah, dengan melaksanakan Arbain atau melaksanakan 40 waktu dikota Nabi tersebut, sebelum kembali tanah air.
Arbain di Madinah adalah amalan sunnah berupa melaksanakan shalat wajib berjamaah di Masjid Nabawi selama 40 waktu berturut-turut. Bagi jemaah haji, hal ini menjadi salah satu kegiatan yang diupayakan selama berada di Madinah. Tandas Yaumihi Palampaga menyudahi laporannya. (Sam Asiku)