JURNALPOLRISULTENG.ID – TOJO UNA UNA, Terasa sangat mudah merealisasikan Kota Adipurana, manakala tingkat partisipasi dan kesadaran masyarakat cukup tinggi, jika mendengarkan gagasan dan konsep yang digulirkan melalui program pembangunan dan pemberdayaan yang direalisasikan Lurah Dondo Barat Hadijah, S.Sos.
Mencermati pemaparannya, bahwa partisipasi masyarakat bukan tumbuh begitu saja, namun dari usaha meyakinkan masyarakat, serta upaya menumbuhkan kepercayaan tentang hakekat tujuan pembangunan dan pemerdayaan masyarakat, berbanding dengan serapan dan pemanfaatan dana yang menyentuh ruang kehidupan masyarakat.

Partisipasi Masyarakat bertanggung jawab pada kebersihan lingkungannya
Tidak berlebihan jika Kelurahan Dondo, Kecamatan Ratolindo patut dikategorikan sebagai kelurahan percontohan, jika memaknai pengabdian lurah wanita Hadijah, S.Sos, mampu meletakan keyakinan masyarakatnya menjadi ruang sekaligus menjadi peluang merealisasikan keratifitas yang inovatif dan berkelanjutan.
Hadijah tidak saja mampu melakukan banyak hal, namun mampu menampilkan keberpihakan pemerintah Kabupaten Tojo Una Una kepada masyarakat, lewat gagasan brilian yang diretas melalui program pembanguan Kelurahan Dondo Barat.
Perencanaan pembangunan dan pemberdayaan tidak didominasi lurah yang bertindak sebagai penguasa, akan tetapi kemampuannya memposisikan diri dan jabatannya sebagai mitra perangkat kelurahan serta para ketua RT dan RW, sehingga tidak terjadi sumbatan dalam mewujudkan harapan semua pihak.
Hasil pemantauan media ini, dikelurahan Dondo Barat, kendati musim penghujan, namun sedang giat-giatnya pelaksanaan penataan lingkungan.
Kantor Lurah Dondo Barat menjadi icon dalam merabah penataan lebih luas pada lingkungannya.
Jalan Manggis tempat kantor lurah adalah ibu kota kelurahan, adalah titik kawasan ramai dengan aktifitas masyarakat, adalah lokasi dimemulakan penataan program lingkungan. “Jelas Lurah Dondo ketika ditemui media ini. Jumat siang, 7 Nopember 2025.
Ia mengungkap saat ini sedang melakukan pembenahan drainage kiri kanan jalan sekiratan 2 sampai 300 meter di jalan Manggis dari kantor kelurahan menuju angkringan Ketapang.
Nampak pada tikungan jalan semakin lebar dan indah yang dilatari lokasi yang dipersiapkan sebagagai sarana fasilitas remaja.
Hadijah mengungkapkan, sumber pembiyaan berasal dari dana kelurahan, yang diperkuat oleh partisipasi para ketua RT/RW.”Material kami belanja dari dana Kelurahan sedang upah kerja itu atas partisipasi ketua RT dan Rw.” Ujarnya.
“Kami mengunakan dana Kelurahan ini untuk pembelian semen dan pasir, upah pekerja dari swadayaanpara ketua RT /RW.” Ungkapnya.
Ia menjelaskan pembenahan itu mengutamakan ruas jalan yang sudah ada drainage, terkait dengan pengecoran DMJ kiri kanan jalan.”Tujuannya kami mempercepat proses pengerjaan, bahka kami jadi kewalahan terus didesak para ketua RT agar pekerjaan itu cepat selesai dan dapat dinikmati masyarakat.” Ujarnya.
Ia mengharapkan pekerjaan itu akan berkelanjutan, sisi jalan yang sudah dicor akan dijadikan area UMKM. “Kami akan siapkan gerobak sebagai sarana penunjang bagi para pelaku UMKM” Ucapnya.
Hal ini sangat penting kami lakukan sebagai tanggung jawab Lurah, bagaimana memfasilitasi masyarakat untuk meningkatkan ekonomi mereka.Ujarnya.
Namun demikian ia menekankan, untuk menghindari pemanfaatan fasilitas hanya karena ikut-ikutan, ia melakukan seleksi dan evaluasi, disamping data base yang ada, yang hingga hari ini sudah 14 pelaku UMKM yang terdaftar.
Keberlangsung program yang dicanangkan pemerintahan kelurahan, Hadijah membeberkan program kolaborasi, sepeti dengan pihak Telkom dalam penyediaan jaringan Wifi.

Lolasi pembangunan Sarana fasilitas hiburan Remaja
Disudut jalan yang sudah dipersiapkantepat digerbang Kawasan Angkringan Ketapang pusat kuliner lokal di Kota Ampana, kami sejak awal sudah merencakan fasilitas untuk remaja maupun dewasa. “Tempat itu kami lengkapi dengan meja dan kursi dan lampu serta jaringan Wifi” Ucap Hadijah.
Ia menandaskan, sangat penting menyediakan fasilitas bagi remajadalam memenuhi kebutuhan ukan saja tanggung jawab akan tetapi wujud kepedulian. “Harapan saya agar mereka tidak lagi mencari fasilitas seperti itu ditempat lain. Pertimbangan untuk memudahkan kontrol dengan memfungsikan peran para ketua RT, baik keamanan dan tingkat kebersihannya.
Ia mengakui apa yang dilakukan melalui terobosan karena adanya dukungan para RT /RW dan masyarakat keluarahan Dondo Barat, yang merupakan syarat utama penguatan program keluarahan Dondo Barat. “Kami selalu mengkomodir usulan masyarakat, tentu dengan mengutamakan kebutuhan yang prioritas, sehingga dapat terwujud dengan baik.” Tandas Lurah Dondo Barat.(Sam Asiku)