Tapal batas daerah, atau batas wilayah, di Sulawesi Tengah sangat berdampak pada manfaat penting bagi daerah dan masyarakat.
Secara umum, tapal batas berfungsi untuk menegaskan batas teritorial, menghindari sengketa, dan mempermudah pengelolaan wilayah.
Khususnya di Sulteng, tapal batas juga mendukung pengelolaan sumber daya alam yang melimpah dan pembangunan yang berkelanjutan.
Catatan : H. Sam Asiku
Menentukan batas antara dua daerah tidak serta merta dapat dilakukan seperti membalik telapak tangan, namun melewati mekanisme dan dinamika yang membutuhkan waktu yang tidak singkat.
Namun pada akhirnya tapal Batas untuk memastikan batas wilayah admnistratif antara Kabupaten Tojo Una Una dan Kabupaten Morowali Utara terealisasi dengan ditandai penandatanganan bersama antara bupati Tojo Una Una dan Bupati Morowali Utara, di ruang kerja Bupati Morowali Utara, Kedua pimpinan itu bisa tersenyum legah dan damai, Senin 4 Agustus 2025.

Sejarah baru mengisi dinamika perjuangan pemerintahan terhadap pelayanan pemerintah oleh bupati Tojo Una Una Ilham Lawidu, SH dan bupati Morowali Utara Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS. Adalah memberi jawaban pasti kepada masyarakat kedua daerah yang mendiami tapal atas kepastian adminitrasi dan hak-hak mereka.
Hari itu adalah torehan sejarah tercapainya kemupakatan yang ditindak lanjuti dengan penandatangan oleh kedua pimpinan daerah, yang disaksikan oleh jajaran pemerintahan masing-masing.
Dari Kabupaten Tojo Una Una, ketua TP-PKK Ny. Hajar Lawidu, bersama Kadis PUPRKPR Hamid Lasodi, Kabid PIK Bapperida, Kabag Tata Pemerintahan, dan Kasubag Administrasi Kewilayahan.
Sedang dari Kabupaten Morowali Utara Kaban BKPSDM, Kadis PUPR, dan Kaban BPKAD.

Pendatangan kesepakatan tapal batas kedua daerah menjadi bagian yang akan dituangkan pada Rencana Revisi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 9 Tahun 2015, tentang Batas Daerah Kabupaten Morowali Utara dengan Kabupaten Tojo Una-Una.
Nah …Bagimana komentar dan sambutan kedua bupati tersebut?
Bupati Morowali Utara, Dr. Delis Julkarson Hehi, menyampaikan bahwa penandatanganan ini merupakan tonggak sejarah yang sangat penting bagi kedua kabupaten.
“Hari ini adalah sebuah catatan sejarah penting bagi dua daerah, yakni Kabupaten Tojo Una-Una dan Kabupaten Morowali Utara. Setelah melalui proses yang sangat panjang, akhirnya kedua belah pihak sepakat dalam penentuan batas daerah. Alhamdulillah, puji Tuhan, ini sudah selesai,” ungkapnya.
Delis menegaskan bahwa kesepakatan tersebut membawa kejelasan hukum yang dibutuhkan masyarakat. “Ini bukan hanya dokumen, tapi sebuah penegasan yang memberikan kepastian hukum mana wilayah Kabupaten Touna dan mana wilayah Kabupaten Morowali Utara. Dengan begitu, pembangunan, pelayanan, dan administrasi bisa berjalan lebih tertib dan terarah,” tegas Delis.
Sementara Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, SH, menyambut baik tercapai kesepakatan yang ditandatangani bersama, intinya adalah penegasan tapal batas sangat krusial bagi bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, kegelisahan masyarakat Tojo Una Una akhirnya terjawab.
Ini adalah momen yang sangat penting, bukan hanya bagi pemerintah daerah, tetapi juga bagi masyarakat yang selama ini hidup dalam ketidakpastian administratif,” ucap Ilham.
Penegasan batas ini akan memperkuat pelayanan publik dan menjamin hak-hak warga yang tinggal di perbatasan.Imbuh Bupati Ilham Lawidu.
Sebuah harapan baru menjadi keinginan bersama, masyarakat yang mendiami wilayah perbatasan, mendapatkan kepastian dan rasa aman.
Hal itu akan berdampak langsung pada hak-hak dasar mereka, termasuk akses pelayanan dan pembangunan. Ucap Bupati
Menyikapi apresiasi dan keterbukaan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara.
Mengugah isi hati Ilham aLawidu, mengakui pencapain kedua daerah merupakan momen yang mendalam dan tak terlupakan.
Bupati menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Morowali Utara beserta seluruh jajarannya, serta kepada masyarakat Kabupaten Morowali Utara yang telah bersama-sama menunjukkan semangat kebersamaan dan keterbukaan.
“Ini bukan soal batas semata, tapi tentang bagaimana dua daerah bisa saling menghormati dan berjalan berdampingan demi kebaikan masyarakat. Semoga ini menjadi awal dari kerja sama lintas kabupaten yang lebih kuat dan produktif,” Ucap Ilham Lawidu dipenguhujung kalimatnya. (samas) Foto Linda