Berita

Kapolsek Bungku Utara Bersama Koramil 1311/06, Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir dan Tanah Longsor di Kecamatan Bungku Utara

298
×

Kapolsek Bungku Utara Bersama Koramil 1311/06, Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir dan Tanah Longsor di Kecamatan Bungku Utara

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID – MORUT,
Bencana Alam Banjir dan Tanah Longsor di Wilayah Kecamatan Bungku Utara Kabupaten Morowali Utara.

Pada Sabtu tanggal 08 Juli 2023 jam 08.00 Wita beberapa Desa di Kec. Bungku Utara Kab. Morowali Utara terjadi bencana alam banjir dan tanah longsor karena intensitas hujan yang tinggi selama 3 hari di Kec. Bungku Utara.

Kapolsek Bungku Utara Ipda Mas’ud Amara, S.Sos bersama Peltu Steven S. Luntungan (Anggota Koramil 1311/06 Bungku Utara), Kasi Pemerintah Bungku Utara Rusdin dan anggota Polsek Bungku Utara serta anggota Koramil 1311/06 Bungku Utara mengecek bencana alam / banjir yang terjadi.

Adapun Desa yang terdampak bencana alam banjir maupun tanah longsor adalah sebagai berikut :

a. Desa Kalombang dengan ketinggian banjir sekitar 50 cm sampai 1 Meter dan 1 Unit Pustu terendam air dengan ketinggian 30 cm
b. Desa Uemasi dengan ketinggian banjir sekitar 80 cm sampai 1 Meter yang mengakibatkan 6 (enam) unit rumah terendam banjir dengan ketinggian sekitar 20 cm
c. Desa Tokala Atas dengan ketinggian banjir sekitar 50 cm sampai 80 cm yang mengakibatkan sekitar 50 (lima puluh) unit rumah terendam air dengan ketinggian air sekitar 20 cm
d. Desa Posangke dengan ketinggian banjir sekitar 30 cm sampai 50 cm yang mengakibatkan 6 (enam) unit rumah warga terendam dengan ketinggian sekitar 10 cm
e. Desa Tambarobone dengan ketinggian banjir sekitar 50 cm sampai 80 cm, namun air tidak memasuki rumah warga hanya menggenangi jalan.
f. Desa Lemowalia terjadi longsor yang mengakibatkan warga mengungsi ke kebun sebanyak 15 KK.

Saat ini air sudah mulai surut dan warga telah membersihkan rumah yang terdampak banjir dan untuk korban jiwa nihil serta korban materiil belum dapat dihitung.

Sedangkan jalan penghubung antara Desa Tokala Atas dengan Desa Posangke belum dapat dilalui kendaraan baik R2 maupun R4 karena ketinggian air sekitar 1 Meter lebih.

UG