KABUPATEN TOJO UNA-UNA

Karyawati Pakang Beach  berakhir diujung Badik Oknum Security

1687
×

Karyawati Pakang Beach  berakhir diujung Badik Oknum Security

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID – TOJO UNA UNA,  Informasi yang memenuhi media sosial tentang kasus penikaman seorang perempuan di Kecamatan Tete tepatnya di Pakang sekitar tanjakan Balingara.

Namun kepastian pemberitaan diperoleh berdasarkan laporan reporter RRI Rahmawati Tane yang mengurai kejadian berdarah itu secara lengkap sebagai berikut.

Seorang karyawan perempuan yang kemudian diketahui namanya dengan inisial RA  tewas setelah beberap ditikam bersarang ditubuhnya oleh pelaku tak lain adalah rekan kerja sebagai petugas security.

Tragedi berdarah terjadi di kawasan wisata Pakang Beach, Desa Sabo, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una pada Sabtu Pagi  7 Maret 2026.

Pada laporan itu Rahmawati mengungkap bahwa  Kapolres Tojo Una-Una, AKBP Yanna Djayawidya, SIK, MH, melalui Kasi Humas Iptu Martono, membeberkan kronologi kejadian yang dipicu oleh perselisihan saat apel pagi tersebut.

masih menurut Rahmawaty, Berdasarkan keterangan kepolisian ,   Sekitar pukul 08.30 WITA saat pelaku memimpin apel pergantian shiP pagi, merasa geram karena korban dianggap tidak serius dan terus bermain ponsel saat instruksi diberikan.

“Pelaku menegur korban yang merupakan karyawan Pakang Beach karena sering bermain HP dan tidak serius saat apel,” ujar Iptu Martono dalam pernyataan resminya.

Situasi makin memanas ketika korban hendak meninggalkan lokasi tanpa izin pelaku. Bahkan korban yang sudah berada di atas sepeda motor sempat membantah teguran pelaku hingga terjadi adu mulut yang hebat.

“Pelaku yang sudah emosi kemudian mencabut badik dari pinggang kirinya dan langsung menikam korban ke arah perut hingga jatuh. Pelaku lalu menikam korban secara berulang kali,” lanjut Iptu Martono.

Akibat serangan tersebut, korban menderita sedikitnya delapan luka tusukan di sekujur tubuh. Meski sempat dilarikan ke Puskesmas Ampana Tete untuk mendapatkan pertolongan medis, nyawa RA tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Sementara NT sempat melarikan diri untuk bersembunyi. Namun, pelariannya tak berlangsung lama. Tim kepolisian berhasil melacak keberadaan pelaku dalam waktu singkat.

“Pada jam 09.58 WITA, pelaku berhasil ditangkap dan diamankan bersama barang bukti sebilah badik di Desa Kajulangko. Pelaku ditangkap saat sedang bersembunyi di rumah keluarganya,” tutup Kasi Humas.

“pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Tojo Una-Una untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.” Tandas Kasi Humas Polres Tojo Una Una (Sam Asiku)