BeritaNasional

KEMENKO POLKAM DAN TNI AD KERAHKAN 20 UNIT MOBIL PENJERNIH AIR SERTA ALAT BERAT UNTUK SUMATERA DAN ACEH

1159
×

KEMENKO POLKAM DAN TNI AD KERAHKAN 20 UNIT MOBIL PENJERNIH AIR SERTA ALAT BERAT UNTUK SUMATERA DAN ACEH

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID–JAKARTA, Dilansir dari  MEDIA KOMWANTARA NASIONAL POLKAM, Menindaklanjuti masa darurat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah barat Indonesia, Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) mempertegas komitmennya dalam penanganan pascabencana. Bekerja sama dengan TNI Angkatan Darat (AD), bantuan strategis berupa 20 unit mobil penjernih air (water treatment) resmi dikirimkan untuk membantu warga terdampak di Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Pelepasan bantuan ini dipimpin langsung oleh Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago di Dermaga Satuan Angkutan Perairan (Satangair) TNI AD, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa 6 Januari 2026.

Air Bersih sebagai Prioritas Kesejahteraan

Dalam arahannya, Menko Djamari Chaniago menekankan bahwa kecepatan dalam penyediaan kebutuhan dasar adalah kunci pemulihan kesejahteraan masyarakat.

“Yang paling utama untuk kita adalah bagaimana kita cepat memberikan kesejahteraan kepada masyarakat. Oleh karenanya, saya menitipkan 20 unit mobil untuk penjernih air,” ujar Menko Polkam. Beliau menambahkan bahwa satu unit yang sebelumnya telah dikirim ke Aceh terbukti sangat bermanfaat bagi pemenuhan air layak konsumsi bagi pengungsi.

Pembangunan Hunian Tetap Terpadu (Satu Cluster)

Selain bantuan logistik, Menko Djamari juga mengumumkan rencana pembangunan kurang lebih 200 rumah hunian tetap (Huntap) di Aceh Utara. Pembangunan ini akan menggunakan konsep satu cluster guna memastikan keseragaman kualitas dan ketersediaan fasilitas sosial.

Fasilitas Umum: Dalam satu lokasi hunian tersebut akan dibangun musholah dan ruang pertemuan masyarakat.

Tujuan: Menciptakan kawasan pemukiman yang tertata dan mendukung interaksi sosial yang sehat pascabencana.

Dukungan Alutsista dan Alat Berat TNI AD

Sejalan dengan Kemenko Polkam, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan komitmen TNI AD dalam mendukung tugas pemerintah. Menggunakan kapal Angkatan Darat Republik Indonesia (ADRI), TNI AD mengirimkan tambahan armada alat berat untuk mempercepat pembersihan material banjir bandang dan tanah longsor, meliputi: 18 Unit Excavator, 3 Unit Excavator Long Arm, 7 Unit Bulldozer

Armada ini akan didistribusikan ke wilayah Kodam Iskandar Muda (Aceh)Kodam Bukit Barisan (Sumut), dan Kodam Tuanku Imam Bonjol (Sumbar).

Pesan Kebersamaan dan Pengabdian

Menko Djamari menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TNI AD atas gerak cepatnya. Ia mengingatkan bahwa pengabdian ini murni untuk rakyat. “Mari kita sama-sama tunjukkan kepada bangsa ini kebersamaan kita. Apa yang disumbangkan ini adalah untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk diri sendiri apalagi untuk karir,” tegasnya.

Acara ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Penyerahan oleh Sesmenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan dan Aslog KASAD Mayjen TNI Adisura Firdaus Tarigan, disaksikan oleh Wamenko Polkam Letjen TNI (Purn.) Lodewijk F. Paulus beserta jajaran pejabat tinggi lainnya.

RESPONS KOMWANTARA NASIONAL

Media Komwantara Nasional memandang langkah Kemenko Polkam dan TNI AD ini sebagai implementasi nyata dari semangat Bela Bakti Untuk Negeri. Komwantara menginstruksikan jajaran DPC di wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar untuk:

  1. Sinergi di Lapangan: Membantu memfasilitasi distribusi air bersih dari mobil water treatmentke titik-titik pemukiman yang sulit dijangkau.
  2. Mitigasi dan Pembersihan: Mendampingi alat berat TNI AD di lapangan dalam mengarahkan evakuasi material sisa banjir.
  1. Kemandirian: Tetap bergerak mandiri namun tetap dalam koordinasi satu komando pengabdian demi kesejahteraan rakyat.(RHT)