JURNALPOLRISULTENG.ID – AMPANA, Hampir sepekan sejak mobil tronton sedang memobilisasi alat berat melintas jalan Ahmad Yani dini hari, telah menyerempet kabel jaringan Telkom yang mengakibatkan jaringan telkom mati total untuk kawasan kelurahan Dondo kecamatan Ratolindo Tojo Una-Una dan sekitarnya.

Kerugian cukup besar, dimana pihak Telkom harus menganti 8 tiang dan ribuan kabel induk dan kabel jaringan ditribus pada rumah-rumah pelanggan, yang telah mendatangkan tekhnisi dari beberapa daerah untuk upaya percepatan pemulihan.
Menurut kesaksian masyarakat setempat, saat kejadian mengaku kaget dengan suara gaduh waktu dini hari, ketika mobil tronton itu sedang memuat alat berat tak menyadari bagian belakang mobil telah menyeret kabel Telkom diseputaran perempatan SMP 2 Ratolindo keluarahan Dondo. Rabu dinihari 24/7/2023.

Beberapa tiang penyangga kabel dan kabel putus terburai diatas aspal.
Beberapa sumber mengatakan, mobil tronton yang diduga lalai sehingga mengakibatkan kerusakan itu sudah ditahan pihak Polres Tojo Una-Una akibat kelalian yang telah mengakibatkan kerugian besar bagi pihak Telkom maupun masyarakat pelangan jasa layanan telkom.
Ditanyakan, namun para tekhnisi mengaku tidak tahu menahu apakah ada ganti rugi dari perusahan pemilik mobil tronton. “kami hanya diminta secepatnya melakukan pemulihan, soal itu kami tidak tahu.” Jawab salah satu tekhnisi.
Terkait dengan kerugian akibat kejadian itu, perlu dilakukan penelusuran soal apakah ada ganti rugi akibat kelalaian mobil perusahan yang telah merugikan pihak telkom maupun masyarakat pelanggan jasa telekomunikasi.

Pengamatan media ini, hampir sepekan pembenahan, sementara dari tehnisi dilapangan yang dikorek keterangan, tidak bisa menjelaskan kerugian yang dialami pihak telkom, namun dalam rangka pemulihan telkom sudah menurunkan 9 tekhnisi untuk membenahi jaringan yang ada.
Sumber merinci, tekhnisi yang diturunkan, 2 Orang dari palu, telkom luwuk 1 Orang, Telkom Poso 3 orang dan tekhnisi telkom Ampana 2 Orang.
Beberapa tekhnisi yang diminta keterangnnya, belum bisa memberi istimasi waktu pemulihan, “kita tidak bisa pastikan, karena posisi perbaikan sama dengan kita membangun kembali. Disamping kita harus memvalidasi ribuan user pelanggan. “Kami belum bisa pastikan, namun pimpinan minta, agar pemulihan dilakukan secepatnya.”Terang sumber.

Ia mengungkap, pembenahan pemulihan mengganti 8 tiang soal material yang dibutuhkan berupa kabel induk sekitar 1, 8 Km dan 10 ribu meter kabel jaringan ke rumah-rumah. “Setelah pembenahan Optical distribusi Cabinet (ODC) kami harus melakukan validasi pada ribuan rumah pelanggan” ucap sumber.
Pihak managemen Telkom Ampana melalui media ini minta pada masyarakat pelanggan, agar sabar menunggu perbaikan “ Kami berusaha maksimal, tekhinis telkom bekerja setiap hari hingga subuh” tandasnya. (Sam Asiku)