Apakah kata mereka serta tangapan pihak terkait?
JURNALPOLRISULTENG.ID – TOUNA, Aktifitas ekonomi masyarakat ditingkat pedagang pasar sore Dondo berlokasi dijalan Tanjung Kramat, Kelurahan Dondo kecamatan Ratolindo Kabupaten Tojo Una-Una, ikut dipengaruhi adanya reaksi ketidak puasan, menilik strategi marketing dan penataanya.
Kondisi pasar sore Dondo yang baru menurut pengamatan media ini, masih membutuhkan penataan dan managemen yang baik, juga perlu akses masuk, karena hanya satu arah dari depan saja.
Diketahui pasar sore baru Dondo, di jalan Tanjung Kramat adalah relokasi eks pasar sore yang terletak dijalan kelapa, pesisir pantai Dondo.

Eks Pasar Sore Dondo
Banyak penjual beraktifitas memilih gelar jualan diluar pasar, berjejer di bibir jalan yang merupakan (DMJ). informasi yang diterima media ini, mereka meningggalkan los-los yang ada didalam pasar, dan ada pula yang sama sekali belum mendapat tempat didalam pasar.
Dikeluhkan para penjual yang bertahan didalam pasar, mereka setiap hari membayar retribusi, namun kedatangan pembeli hanya sampai depan pasar, karena kebutuhan dapur berupa Bawang, rica, Tomat (Barito) serta sayuran sudah tersedia disitu. Jelas Uanikmah Lamariajang.
Idealnya posisi pasar sore Dondo itu , sangat strategi karena selalu ramai karena didatangi pembeli dibanding pasar sentral yang sepih pengunjung, seperti dikeluhkan pedagang disana.
Pasar sore Baru itu butuh penataan dan jalan lingkar kalau memungkinkan, sehingga bisa diakses dari semua arah, dan idealnya tempat parkiran berada dibelakang pasar.
Sehingga dari depan pasar akan menarik, jika landscape ditata rapih, akan lebih menarik minat penjual yang berdatangan dari luar daerah jika dipadang dari serapan retribusi.
Jumat 6 Oktober 2023 media ini menemui beberapa pedagang yang berkupul Eks Pasar Dondo.

Muksin Lahusen
Muhsin Lahusen mengatakan, rencana mereka kembali jualan di pasar lama, karena kondisi pasar baru tidak memungkinkan terutama dari segi pendapatan, sedangkan mereka membayar retribusi setiap hari, sementara yang jualan diluar tidak dikenakan Retribusi.
Dikatakannya, Solideritas sesama pedagang kami tidak pernah melarang teman-teman jualan diluar kompleks pasar, tapi kami minta sampai pukul 12,00 saja, dari jam 12.00 hingga malam, kami mengajak mereka jualan bersama didalam pasar. Seru Muksin Lahusen.
Ucapan Muksin Lahusen itu ditimpali Wanikmah Lamariajang yang mengatakan, keinginan menempati eks pasar, karena sudah ada dalam butir kesepakatan ketika gelar pertemuan di Kantor kelurahan Dondo sekitar bulan juli 2023.
Tertuang pada point 5 dari 6 ponit kesepakatan, apabila masih ada pedagang/ penjual yang masih melakukan aktifitas diluar pasar, tanpa ada tindakan tegas dari pemerintah Tojo Una-Una, maka kami pedagang/penjual yang berada dalam pasar, dengan menyesal akan pindah ke eks pasar Dondo.
Lampiran kesepakatan itu ditandatangani 100 pedagang.seperti diperlihatkan pada media ini.
Munculnya gejolak masyarakat, yang berpotensi menganggu kamtibmas butuh penangan bijak melalui solusi yang tepat untuk menjawab reaksi yang ada.

Lurah Dondo Amjan Nusi, S.Ag
Jumat 06 Oktober 2023, Lurah Dondo Amjan Nusi, S.Ag dimintai keterangannya mengaku pernah sering dihubungi akibat ketidak puasan masyarakat.
Sementara menurutya, kebijakan Pasar itu berada dalam pengelolalan Kumperindag. namun demikian selaku pimpinan dikelurahan ia hanya sebatas upaya berkoordinasi dengan dinas terkait.
Terkit keinginan beberapa penjual ingin beraktifitas di eks pasar sore Dondo, minta izin “saya katakan ini kewenangan Kumperidag.” Jelasnya.

Kadis Kumprindag Muh. Isa Ashar Latimumu, SH, yang dimintai keterangannya, mengatakan akan mengoptimalkan penanganannya.“Pemerintah daerah tidak menutup mata, akan selalu memberi perhatian pada kebutuhan masyarakat.”
Menurutnya Eks Pasar sore Dondo sudah diusulkan menjadi tempat galeri dan rumah kemasan UMKM.
Terkait Pasar sore baru, dia akan menyelesaikan dua titik untuk pembenahan fasilitas Pasar itu.
Fasilitas jalan lingkungan dan pelataran
ya akan di paping, agar dapat dimanfaatkan oleh penjual dan konsumen. “Sebagai mana komitemen, kami akan menyiapkan sarananya dulu, baru kembali pada kesepakatan, semua penjual harus masuk kedalam pasar,namun saya mohon kesabarannya. ” Ujarnya.
Realisasikan hasil perencanaan itu, pada akhir bulan Oktober mengingat anggarannya melekat pada APBDP Pemda Tajo Una-Una.
Menegenai perencanaan jalan dibelakang pasar akan diupayakan tahun depan meskipun baru aspal halua (Lapen,red), agar kenderaan konsumen maupun pedagang bisa langsung dan diparkir disana. (Sam Asiku)