Kabupaten Banggai

Ketua Dekranasda Banggai, Hadiri Raker Dewan Kerajinan Nasional Daerah Sulawesi Tengah 2024 di Palu

598
×

Ketua Dekranasda Banggai, Hadiri Raker Dewan Kerajinan Nasional Daerah Sulawesi Tengah 2024 di Palu

Sebarkan artikel ini

JPSULTENG, BANGGAI – Ketua Dekranasda Kabupaten Banggai Ir. Hj. Syamsuarni Amirudin, M.M Bersama Wakil Ketua Dekranasda Kab. Banggai Hj. Halimah Furqanuddin, S.Sos, Menghadiri Secara Langsung Acara Rapat Kerja Dewan Kerajinan Nasional Daerah Tahun 2024.

Rapat kerja di buka secara langsung Mewakili Gubernur Sulteng oleh Assisten Bidang Pemerintahan Dan Kesra Setda Provinsi Sulteng Dr. Fahrudin, S.Sos.,M.Si, bertempat di Gedung Sriti Convention Hall, jln. Durian No. 88 Kota Palu Sulteng, turut di hadiri Para Pejabat Pemda Provinsi Sulteng Dan Kabupaten/Kota, Para Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota Se-Sulteng, Para Pengurus Dan Anggota Dekranasda Provinsi Sulteng Dan Kabupaten/Kota, Para Mitra Kerja Dan Stakeholder Terkait, Panitia Pelaksana, Serta Undangan Lainnya. Rabu, 11 Desember 2024.

Assisten Pemerintah Dan Kesra Setda Provinsi Sulteng Fahrudin, S.Sos.,M.Si, dalam membacakan sambutan tertulis Gubernur Sulteng antara lain menyampaikan, Rapat kerja yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Sulteng merupakan langkah strategis yang penting dalam upaya pengembangan potensi kerajinan lokal. Kolaborasi antara dewan kerajinan nasional daerah di kabupaten/kota se-sulteng berfungsi sebagai platform untuk menciptakan sinergi yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor kerajinan.

Keberadaan kerajinan lokal di sulteng memiliki potensi besar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan kekayaan budaya dan sumber daya alam yang ada,  produk-produk kerajinan dari daerah dapat bersaing di pasar lokal maupun nasional.

Rapat kerja ini bertujuan untuk merumuskan strategi yang lebih terintegrasi, sehingga setiap daerah dapat saling mendukung dalam pengembangan produk unggulan.

Sektor kerajinan tidak hanya berkontribusi dalam membuka lapangan pekerjaan, tetapi juga berperan dalam melestarikan warisan budaya dan kearifan lokal, dan pengembangan sumber daya manusia di bidang kerajinan juga menjadi aspek yang sangat penting. (*)