JPSULTENG, Luwuk, Banggai – Kinerja pemerintahan AT-FM selama tiga tahun terakhir menunjukkan peningkatan yang signifikan, terutama dalam hal keuangan daerah dan pelaksanaan program-program pembangunan. Senin, 9 September 2024.
Salah satu indikator keberhasilan kepemimpinan AT-FM adalah kemampuan mengelola fiskal dan pembiayaan. Hal ini tercermin dari peningkatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Banggai yang mengalami kenaikan bertahap dari tahun ke tahun.
Di awal masa jabatannya, APBD Kabupaten Banggai berada pada angka Rp 1,9 triliun. Tahun 2022, angkanya meningkat menjadi Rp 2,2 triliun, dan naik lagi menjadi Rp 2,4 triliun pada 2023.
Sementara itu, pada 2024, APBD Kabupaten Banggai mencapai Rp 3,166 triliun. Proyeksi tahun 2025 diperkirakan mencapai Rp 3,3 triliun, bahkan bisa lebih jika mendapatkan tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) atau Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD).
Namun, yang menjadi pertanyaan utama adalah: Apa yang telah dicapai dari kenaikan APBD ini?
Peningkatan Infrastruktur
Salah satu hasil nyata dari peningkatan APBD adalah peningkatan kualitas infrastruktur di Kabupaten Banggai.
Sebagai contoh, panjang jalan yang direhabilitasi, baik perbaikan ringan, sedang, hingga berat, bertambah hampir 300 kilometer. Selain itu, terjadi peningkatan anggaran untuk pembangunan jalan usaha tani dan jalan kantong produksi yang sangat vital bagi masyarakat lokal.
Program Pemberdayaan
Pemerintah Kabupaten Banggai juga memperluas berbagai program pemberdayaan masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari berbagai kegiatan pemberdayaan yang dilakukan oleh dinas-dinas terkait.
Penerimaan PPPK 2024
Penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) juga menjadi fokus pemerintahan AT-FM. Pada tahun 2023, penerimaan tenaga kesehatan, guru, dan tenaga teknis meningkat signifikan.
Hal ini juga akan berlanjut pada 2024, dengan banyaknya formasi yang dibuka untuk tenaga teknis lainnya. Kebijakan ini memberi dampak positif, terutama bagi putra-putri daerah Kabupaten Banggai.
Kenaikan TPP dan Tukin ASN
Pemerintah daerah juga berkomitmen meningkatkan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan menaikkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dan Tunjangan Kinerja (Tukin). Hal ini juga diikuti dengan kenaikan tunjangan bagi perangkat desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Perbaikan Fasilitas Kantor
Pemerintah juga melakukan perbaikan dan peningkatan fasilitas perkantoran sebagai wujud peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Semua ini dilakukan demi menciptakan layanan yang lebih baik dan efisien bagi seluruh warga Kabupaten Banggai.
Melihat capaian-capaian ini, masyarakat Kabupaten Banggai patut bersyukur atas berbagai anugerah yang telah diberikan di bawah kepemimpinan AT-FM.
Keberhasilan ini diharapkan dapat terus berlanjut dengan memberikan kesempatan lima tahun lagi bagi pemerintahan ini, sehingga cita-cita bersama untuk menjadikan Kabupaten Banggai sebagai kabupaten terkemuka di Sulawesi Tengah dapat terwujud.
“Jika yang lain masih sebatas wacana, AT-FM sudah melakukannya. Untuk itu, jangan biarkan mereka berdua berjalan sendiri,” tegas seorang tokoh masyarakat.
Dengan kinerja yang telah terbukti, pemerintahan AT-FM siap melangkah lebih jauh demi kemajuan Kabupaten Banggai. *





