Berita

KUNJUNGAN KERJA SEKDAKAB TOUNA DI ENAM WILAYAH KEPULAUAN TOGEAN

397
×

KUNJUNGAN KERJA SEKDAKAB TOUNA DI ENAM WILAYAH KEPULAUAN TOGEAN

Sebarkan artikel ini

SEKDA DR.HJ.SOVIANUR KURE, SE,M.Si : Data penurun stunting tahun 2023, mengalami penurunan yang signifikan di 6 wilayah kecamatan Kepulauan

 

JURNALPOLRISULTENG.ID – TOUNA,  Perjalanan Sekretaris Daerah Kabupaten Tojo Unauna DR.Hj. Sovianur, SE, M.Si kewilayah kepulauan Togean untuk monitoring dan evaluasi dan memastikan pelaksanaan gerakan posyandu aktif terintegrasi serta monitoring dan evaluasi percepatan menurunan stunting terpadu di enam kecamatan wilayah kepulauan. 

Perjalan Hj. Sovianur melalui transportasi laut ini kali ini, dalam rangka mewakili Bupati Tojo Una-Una, membuka Gerakan Posyandu Aktif Terintegrasi serta Monitoring dan Evaluasi Percepatan Penurunan Stunting Terpadu di Enam Kecamatan Wilayah Kepulauan.

Menyertai sekda pada kunjungan kerja asat itu, Kadis Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dra. Jafanet Alfari, M.A.P, Kadis Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ir. Dalfiah, M.M, Kadis Dukcapil Suriyani Talono, A.Pi,MAP, dan Plt, Kepala Bapperida Amin Bustamin, ST,MM.

Hadir pada kegiatan,  Camat beserta Unsur Muspika Kecamatan, Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten, Para Kepala Desa, Kepala Puskesmas, Ketua TP. PKK Desa, KPM, Pendamping PKLT, dan Kader Kesehatan.

Kegiatan yang  dilaksanakan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana selama 6 hari, sejak tanggal 02 s/d 07 November pada 6 Kecamatan yaitu, Kecamatan Walea Besar di Desa Pasokan, Kecamatan Walea Kepulauan di Desa Popoli’i, Kecamatan Talatako di Desa Kalia, Kecamatan Togean di Desa Lebiti, Kecamatan Una-Una di Desa Wakai dan Kecamatan Batudaka di Desa Molowagu.

diketahui Sekretaris Daerah selaku Ketua Tim Pelaksana Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Tojo Una-Una, menyampaikan bahwa permasalahan stunting merupakan permasalahan utama yang dihadapi oleh hampir semua daerah di Indonesia saat ini, tidak terkecuali Kabupaten Tojo Una-Una.

Persoalan stunting memiliki penyebab yang kompleks, sehingga memerlukan penanganan lintas sektor dengan intervensi dan treatment yang sesuai dengan karakteristik masing-masing wilayah penanganan yang komprehensif.

Harus digenjot sehingga mampu mengurai dan menyelesaikan masalah tiap-tiap wilayah secara tepat sasaran.

Pemerintah daerah memberi perhatian serius terhadap masalah percepatan penurunan stunting menjadi salah satu prioritas, sehingga melalui monitoring dan evaluasi. Ujarnya

Untuk itu sekda menandaskan agar semua pihak dapat bersama-sama mengesampingkan ego sektoral, berpikir secara integratif dan holistik serta fokus pada sasaran yang telah ditetapkan guna menurunkan angka stunting di Kabupaten Tojo Una-Una.

Hasil monitoring dan evaluasi seperti berikut:

Kelompok sasaran Stunting :1. Remaja Putri, 2. Calon Pengantin, 3. Ibu Hamil, 4. Anak Usia 0-59 Bulan, 5. Keluarga Beresiko Stunting.

Kelompok Sasaran Posyandu :1. Bayi Balita, 2. Ibu Hamil, 3. Ibu Melahirkan/Nifas, 4. Remaja Putri, 5. Pasangan Usia Subur.

Selanjutnya, atas nama pemerintah daerah, Sekretaris Daerah menghimbau kepada Tim Penggerak PKK di setiap level untuk lebih memberikan perhatian pada peningkatan fungsi dan perannya baik untuk PKK sendiri maupun bagi Posyandu, sebagai basis kegiatan pelayanan terpadu serta lebih memotivasi masyarakat, sehingga akan tergugah kesadarannya untuk lebih tahu, mau dan mampu melaksanakannya serta terus aktif dalam kegiatan posyandu.

Berbagai kegiatan yang dilakukan pada Gerakan Posyandu Aktif Terintegrasi di 6 wilayah kecamatan kepulauan yaitu :

Pemberian bantuan Susu dan Telur untuk Anak dan Orang Tua Stunting.

Lomba Menu B2SH (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman)

Pelayanan Posyandu Bayi/Balita.

Pelayanan Konseling KB.

Pelayanan Kesehatan Remaja.

Pelayanan Pemeriksaan Penyakit Tidak Menular.

Pelayanan Pemeriksaan Kesehatan Lansia.

Pada kunjungan kerja itu sekda Hj. Sovianur Kure Bersama Tim Percepatan Penurunan Stunting melakukan monitoring dan evaluasi, yang diikuti oleh Kepala Desa, Kepala Puskesmas, Ketua TP. PKK Desa, KPM, Pendamping PKLT, dan Kader Kesehatan.

Hj Sovianur Kure menjelaskan terkait layanan yang harus diterima masyarakat pada 5 sasaran stunting dan memastikan agar seluruh program dan pendanaan tersebut dapat secara konvergen sampai di wilayah dan diterima oleh rumah tangga sasaran.

Pada kesempatan itu sekda mengungkapkan data penurun stunting tahun 2023, mengalami penurunan yang signifikan di 6 wilayah kecamatan Kepulauan yaitu : Kecamatan Walea Besar 11,98%, -Kecamatan Walea Kepulauan 14%, -Kecamatan Talatako 9,18%, -Kecamatan Togean 15,79%, -Kecamatan Una-Una 10,16%, -Kecamatan Batudaka 15,27% #ProkopimTouna (Ditulis Sam Asiku)