KABUPATEN TOJO UNA-UNA

Imbas Kelalaian Bakar Sampah, Meterial Styrofoam di Ampana Tete Nyaris Merembet ke Rumah Warga

×

Imbas Kelalaian Bakar Sampah, Meterial Styrofoam di Ampana Tete Nyaris Merembet ke Rumah Warga

Sebarkan artikel ini

Respons Cepat 7 Menit, Damkarmat Tojo Una Una  Berhasil Jinakkan Kebakaran Styrofoam di Jl. Trans Sulawesi

JURNALPOLRISULTENG.ID , TOJO UNA-UNA — Kelalaian dalam membakar sampah memicu kebakaran tumpukan styrofoam bekas dekorasi di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Pusungi, Kecamatan Ampana Tete. Kabupaten Tojo Una Una ,  Insiden tersebut nyaris melalap rumah papan dekat kejadian, Selasa Malam 7 Juli 2026 SEKITAR pukul 20.55 WITA.

Kronologi dan Respon Cepat 7 Menit

Beruntung, respons cepat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Tojo Una-Una) berhasil menjinakkan api sebelum meluas, kearial pemukiman masyaraat sekitar.

Menurut data operasional Damkarmat Tojo Una Una, api berasal dari aktivitas pembakaran sampah warga di sekitar lokasi yang tidak diawasi. Api kemudian menyambar tumpukan styrofoam milik warga berinisial H.A.

Kepala Dinas Damkarmat Tojo Una Una, Alfred Leonard Lanu, SH., MAP, menjelaskan, penanganan insiden ini berjalan sangat efisien dengan response time hanya 7 menit.

  • Pukul 20.56 WITA: Damkarmat menerima laporan masyarakat (1 menit setelah kejadian).
  • Pukul 21.03 WITA: Armada tiba di tempat kejadian perkara (TKP).
  • Jarak Tempuh: 7 Km dari pos armada dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam.

Prosedur Pemadaman dan Isolasi Asap Beracun

Setibanya di lokasi, tim Damkarmat langsung bergerak bersama masyarakat setempat untuk mengisolasi titik api. Petugas segera melakukan prosedur pendinginan area (cooling down) secara menyeluruh.

Langkah ini krusial karena material styrofoam sangat mudah menyala kembali dan berpotensi menghasilkan asap beracun yang pekat.

Peringatan Bahaya Kebakaran di Musim Kemarau

Kadis Damkarmat, Alfred Leonard Lanu, mengingatkan masyarakat  cuaca panas dan angin kencang di musim kemarau saat ini, membuat vegetasi serta material di sekitar menjadi sangat kering. Percikan api sekecil apa pun bisa memicu Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta kebakaran permukiman.

Kadis Damkramat membagikan lima tindakan pencegahan utama bagi masyarakat:

  • Dilarang membakar sampah sembarangan: Angin kencang memicu penerbangan percikan api.
  • Hindari membuka lahan dengan dibakar: Tindakan ini tidak terkontrol dan melanggar hukum.
  • Buang puntung rokok dengan benar: Pastikan padam sepenuhnya sebelum dibuang.
  • Periksa instalasi listrik berkala: Cuaca panas mempercepat pemuaian kabel pemicu korsleting.
  • Waspadai penggunaan api terbuka: Jangan tinggalkan lilin, obat nyamuk, atau tungku tanpa pengawasan.

Dipenghujung  keteranganya, Kadis Damkramat, mengimbau warga untuk selalu menyediakan sarana pemadaman darurat mandiri seperti APAR, ember air, atau pasir di rumah, serta menyimpan nomor kontak darurat lokal.(H. Sam Asiku) Sumber dan Foto  Damkarmat Tojo Una Una