Sejarah panjang tentang transmigrasi di Indonesia dimulai dari program kolonisasi oleh pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1905 untuk memindahkan penduduk Jawa ke daerah luar Jawa sebagai tenaga kerja perkebunan.
Pada masa orde baru Transmigrasi menjadi bagian dari program pembangunan nasional yang gencar dilakukan melalui Pelita I hingga IV. Yang ditandai dengan peningkatan besar-besaran jumlah transmigran, dengan jutaan orang dipindahkan dari Pulau Jawa ke luar Jawa untuk mendukung pembangunan.
Diera Reformasi hingga sekarang, meskipun tetap berjalan, pelaksanaannya menyesuaikan dengan otonomi daerah yang memberikan keleluasaan pada pemerintah daerah.
Catatan : H. Sam Asiku

Gagasan Pemerintah Daerah melalui pasangan kepemimpin bupati Ilham Lawidu,SH dan Wabub Hj. Surya, S.Sos M.Si memandang Program transmigrasi adalah bagian dari strategi pembangunan yang membutuhkan perhatian serius serta kejasama terpadu antara OPD terkait dan jajaran pemerintahan Daerah hingga Pemerintahan Desa, serta partisipasi semua pihak.
Ditandaskan Wakil Bupati Tojo Una Una Hj. Surya, S.Sos, M.Si Kolaborasi merupakan kunci untuk mencapai keberhasilan program, saat membuka rapat koordinasi bersama OPD terkait dalam rangka mendukung program ketransmigrasian di kabupaten Tojo Una-Una. Rabu 3 Sepetember 2025.
Bupati melalui sambutan tertulisnya, memaparkan bahwa Kabupaten Tojo Una Una memiliki dua kawasan transmigrasi yaitu kawasan transmigrasi padauloyo dan kawasan transmigrasi ulubongka, yang memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program transmigrasi merupakan salah satu strategi pemerintah dalam mendorong pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pemanfaatan potensi wilayah. Untuk itu, kami menyambut baik pelaksanaan ekspedisi transmigrasi patriot di daerah kami.
Diucapkan Wakil bupati, Rapat koordinasi yang digelar sangat penting, sebagai momen menyelaraskan program, menyamakan langkah, dan menguatkan kolaborasi antar opd dalam mendukung suksesnya program ketransmigrasian.
Kolaborasi merupakan kunci, untuk mencapai keberhasilan program tujuan program, yang melibatkan OPD, pemerintah desa, masyarakat, dan tim ekspedisi.
Pemerintah daerah berharap akan lahir langkah-langkah strategis untuk meningkatkan pembangunan kawasan transmigrasi, membangun infrastruktur, meningkatkan produktivitas ekonomi, serta menguatkan persatuan dan kebersamaan antar masyarakat.“saya mengajak seluruh OPD terkait untuk proaktif dalam memberikan dukungan, mulai dari perencanaan, pendampingan, hingga pengawasan program.” Ujar Hj. Surya.
Ditegaskan wabub, Kita harus mampu memastikan bahwa masyarakat di kawasan transmigrasi merasakan manfaat langsung dari setiap program pembangunan yang kita laksanakan.
Keberhasilan program transmigrasi tidak hanya dilihat dari pemindahan penduduk, tetapi juga dari keberlanjutan hidup masyarakat, kesejahteraan ekonomi, dan harmoni sosial yang tercipta.
Kami memiliki harapan besar bahwa melalui ekspedisi transmigrasi patriot, akan muncul model pemberdayaan masyarakat yang inovatif, berbasis potensi lokal, dan berkelanjutan.
Kabupaten Tojo Una Una memiliki sumber daya alam yang melimpah, lahan subur dan kearifan lokal yang dapat dikembangkan. Semua ini perlu dukungan program transmigrasi agar lebih terkoneksi dan terkonsolidasi.”Saya yakin tim ekspedisi transmigrasi patriot memiliki kompetensi dan pengalaman untuk membantu kami mencapai tujuan tersebut.Suport Wabub.
Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap program transmigrasi tidak hanya berjalan secara administratif, namun juga memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.
Dalam konteks itu, kolaborasi dengan tim ekspedisi transmigrasi patriot akan memberikan nilai tambah, terutama dalam hal inovasi pengembangan, edukasi, dan pembinaan di lapangan.
Kita percaya bahwa program ini akan membawa manfaat besar bagi masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan. Tandas Wabub.

PLT Kadis Tenga Kerja dan ransmigrasi (Nakertrans) Taufan Hendra Tandri, MPH
Sementara PLT Kadis Tenga Kerja dan ransmigrasi (Nakertrans) Taufan Hendra Tandri, MPH dimintai keteranganya, menjelasakan bahwa salah satu program unggulan dari Kementerian transmigrasi Republik Indonesia melihat transmigrasiimasih dianggap memiliki masalah.
karena tidak menuntaskan permasalahan yang ada sehingga dengan adanya tim ekspedisi Patriot dari Kementerian transmigrasi, akan melakukan kajian dan riset.
Sebagai langkah strategi untuk pengembangan ekonomi dengan menggali potensi wilayah yang ada di kawasan transmigrasi kami. “kami akan lanjuti sehingga apa yang dihasilkan oleh tim ekspedisi Patriot. Diharapkan dapat memberikan dampak yang yang positif terhadap pemerintah daerah dan masyarakat”Tutupnya.

Asrun P. Taurenta, S.Ag, MAP
Tanggapan anggota Dekap Tojo Una Una Asrun P. Taurenta, S.Ag, MAP saat diminta pendapatnya.
“evaluasi sangat penting karena outputnya positif.” Ucapnya.
Meskipun demikian ia mengingatkan, setiap program pemerintahan harus itu dilaksanakan berdasarkan perencanaan pelaksanaan dan evaluasi yang bertujuan meningkatkan kualitas program dari awal akhir evaluasi ke yang lebih baik kedepan.
Menurutnya transmigrasi itu sangat penting di samping tujuan transmigrasi sendiri yang pada hakekatnya akan menciptakan asimilasi antara masyarakat agar lebih produktif.
Aspirasi perpaduan antara budaya berbagi elemen masyarakat itu tujuannya adalah untuk meningkatkan daya saing masing-masing kelompok masyarakat menuju peningkatan kualitas hidup dari masyarakat.
“Saya kira dengan luasan daerah kita yang begitu besar di samping ditambah dengan penduduk yang masih agak kurang” Ucap Asrun P Tarenta
Potensi wilayah di Kabupaten Tojo Una Una, masih memungkinkan untuk pengembangan transmigrasi. “ketersediaan lahan, masih bisa dalam masih skala kecil sampai menengah, hanya saja transmigrasi itu tidak hanya sekedar didatangkan lalu kemudian diabaikan ada upaya untuk peningkatan.” Sahutnya.
Ia menandaskan apa yang dilakukan pemerintah kepada masyarakat tidak hanya sekedar yang didatangkan, akan tetapi da penduduk asli emberi dukungan.
Sumber diperoleh dari kasubag Protokol Arlinda, S.Sos tentang komposisi Tim Evaluasi Patriot
Ketua Tim 1 pd Kawasan Transmigrasi Ulubongka
Dr.Ir. Endang Sunjana,S.Pt.,MP.,IPM.Jabatan : Dosen Univ. Padjajaran
Ketua Tim 2 pada Kawasan Transmigrasi Ulubongka
Dr. Ivan Yudianto, S.E., M.Si, Ak., CA., QIA., CWM., CRP., CGAE
Jabatan : Dosen Univ Padjajaran
Ketua Tim 1 pada Kawasan Transmigrasi Padauloyo.
Dr. Afan Hamzah, S.T
Jabatan : Dosen Teknik Kimia Industri, Fakultas Vokasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Ketua Tim 2 pada Kawasan Transmigrasi Padauloyo.
Jabatan : Dosen Univ Diponegoro
(samas)