JURNALPOLRISULTENG.ID, AMPANA – Ujung Petang Kemarin dipesisir pantai Kota Ampana, tepatnya Lawaka Resto & Café kecamatan Ratolido, Kapolres Tojo Una-Una AKBP Ridwan JM Hutagaol, SIK,SH menjamu sejumlah wartawan kota Ampana yang dikemas dalam acara buka puasa bersama. Kamis petang (04/04/2024).

Tak cukup dengan kegiatan itu dalam rangka masih terkait dengan kegiatan menyambut Hari Raya Indul Fitri 1445 H, Kapolres melalui Kasi Humas AKP Triyanto, menyalurkan Parsel yang berisi kebutuhan hari lebaran kepada wartawan mitra polres Tojo Una-Una.Jumat (05/04/2024)
Dua catatan kejadian beruntun hanya dapat dimaknai jika melihat lebih dalam, tentang kemitraan antara Lembaga Pers dan Lembaga Kepolisian, adalah dua pilar demokrasi yang akan selalu berdampingan.

Sosok Ridwan JM Hutagaol belum melaksanakan tugas di Mapolres Tojo Una-Una memimpin tigaratusan anggota Polri yang sebagian menyebar di 12 Kecamatan di Kabupaten Tojo Una-Una.
Adalah tantangan tersendiri bagi sang perwira menengah berpangkat dua melatih dibahunya. Sebagai kasat Reskrim Polrest Makasar bahkan ketika dilantik menjadi Kapolres Tojo Una-Una, masih pada pangkat yang sama, hanya berbeda pada tanda kewenangan setelah dianugerahi Tongkat Komando.
Pertemuan awal dengan sejumlah media beberapa bulan yang lalu, sedikitnya dapat diketahui perjalan singkat karir Kapolres Ridwan JM Hutagaol.
Pernah bertugas ditempat yang terpencil seperti, salah satu polsek di kecamatan Marawola saat ini menjadi kabupaten Sigi, bahkan ditanah kaleroang bungku selatan bukan wilayah asing lagi, dinamika tugas itu sudah dilalui disebahagian perjalanan kehidupan sang Perwira itu.

Menarik temu awal kapolres Ridwan dengan sejumlah awak media, kapolres mengingatkan kepada kepada awak media, jangan pernah sekalipun mencari perkara, karena persoalan lain akan menunggu anda.
Ungkapan ini adalah salah satu bentuk kepedulian dalam kemitraan jika memandang jeli ucapan salam kenal kapolres waktu itu.

Perjalanan waktu hinggalah jelang hari Lebaran 2024 Masehi, telah mengungkapkan perbuatan tanpa kata, mengisyaratkan kebersamaan itu sangat indah, tanpa harus memadang perbedaan.
Dan nilai edukasi itu sangat kental menampakan makna toleransi antar umat beragama bukan hanya diucap, tapi dilakukan Kapolres Tojo Una-Una bersama sejumlah PJU dijajarannya.” Mauliate, Abang” (Sam Asiku)