KABUPATEN TOJO UNA-UNA

Mengais Rezeki Diantara Kepulan Asap

334
×

Mengais Rezeki Diantara Kepulan Asap

Sebarkan artikel ini

Manusia sudah diciptakan lengkap dengan rezekinya masing-masing dan tidak akan tertukar, sepanjang mau berusaha serta mampu melihat dan mengelolah potensi yang ada menjadi peluang.

Asap bukan lagi menjadi kendala, akan  tetapi mengisnpirasi usaha yang menjanjikan untuk menghidupi keluarga sehingga tak perlu hengkang mencari kehidupan dirantau.

Catatan : H. Sam Asiku

Produk Ikan Fufu Primadona Ampana, ole-ole Ampana, pemasarannya sudah menembus luar daerah seperti Kabupaten Poso, Kota Palu dan permintaan dalam skala besar dari Bahodopi  Kabupaten Morowali, bahkan orderan dari luar Sulawesi, adanya pengiriman ke Badung, Bogor.maupun ke  Jakarta.

Mengungkap lebih dalam usaha yang dirintis tokoh pemuda di Ampana, Erwin Ibrahim, owner  Rumah produksi Ikan Fufu Primadona Ampana, yang juga  masketing ikan segar diwilayah kota Ampana, yang hampir setahun menekuni bisnis yang digelutinya, bahkan ia sudah menguasai segmen pasar lokal dan beberapa kota diluar Sulawesi.

“Manajemen kami sederhana, yaitu menerapkan saling percaya, terhadap pelaku yang menjadi matarantai usaha produksi Ikan Fufu, seperti nelayan, sehingga berapapun ikan kami order pasti dilayani” Ungkapnya. Senin, 2 Februari 2026.

Ia merintis usahanya dari pesan berskala kecil pesanan 10 hingga 20 Kg.

Bisnis Ikan Fufu Primadona Ampana tanpa disadarinya telah  memenuhi karakteristik dan peran UMKM, yang ciri-ciri adalah usaha dikelola mandiri, jumlah karyawan sedikit, teknologi sederhana, dan berorientasi lokal.

Diketahui UMKM adalah pilar ekonomi nasional, berfokus pada ekonomi rakyat, kreativitas, dan penyerapan tenaga kerja, mencakup bidang kuliner, fashion, kerajinan, hingga pertanian.

Menurut pengakuannya hingga saat ini mempekerjakan 3 Tenaga kerja lokal, bahkan akan menambah, karena hari ini ia menambah 1 tungku besar lagi”Ujarnya.

Pada media ini Ewin sapaan akrabnya, menjelaskan jenis ikan yang diproduksi adalah ikan cakalang (skipjack tuna), ekor kuning dan ikan tongkol, dengan kualitas produksi  pengasapannya hingga kering. “Alhamdulillah produk kami sudah mendapat sertifikat Halal yang diperoleh dari  program pemerintah pusat untuk 1 juta UMKM di Indonesia”Ujarnya.

Orderan semakin meningkat karena kualitas Produk Ikan Fufu Primadona Ampana, memiliki ciri khas, menyebar aroma yang  mengundang selera dan memiliki rasa gurih, khas beraroma asap yang awet, paling pas menurutnya  diolah lagi menjadi hidangan pedas seperti rica-rica atau tumisan.

Kerja kerasnya merintis usaha ini, ia bisa memproduksi ikan fufu hingga mencapi  1000 Kg perbulan, disaat banjir orderan. “rata-rata produk perhari berpariasai dari 20 hingga 50 Kg, bahkan orderan khusus hingga 200 Kg.” Ungkapnya.

Disentil soal keuntungan, “Alhamdulillah ada.” Ujarnya merendah. Dari modal yang dikeluarkan seperti harga ikan dan upah kerja, rata-rata masih memperoleh laba 30 sampai 40 persen” Ujarnya.

Sebagai pengusaha kecil, ia mengharapkan peran pemerintah daerah, untuk memberi support, memaksimalkan pemberdayaan UMKM, seperti bantuan rumah produksi, yang menurutnya sangat penting untuk menghindari polusi dilingkup pemukiman masyarakat.

Soal modal untuk pengembangan usaha, sebagai pengusaha kecil kami juga mengharapkan, namun paling penting adalah peran pemda memfasilitasi pelaku UMKM untuk memperoleh kemudahan suntikan modal dari pihak perbankan atau pihak pemodal lainnya. Tandasnya.(samas)