PILKADA TOJO UNA-UNA

Mengungkap Tabir Alasan Kuat Saling Menjatuhkan Pilihan Antara Calon Bupati dan Wakil Bupati Pasangan BERIMAN

2918
×

Mengungkap Tabir Alasan Kuat Saling Menjatuhkan Pilihan Antara Calon Bupati dan Wakil Bupati Pasangan BERIMAN

Sebarkan artikel ini
JURNALPOLRISULTENG.ID – AMPANA, Pada konfrensi Pers dengan sejumlah wartawan, usai pendaftaran di KPU Tojo Una-Una pasangan Imam Kuniawan Lahay, SE dan Nawatsara Panjili, SE, M.Si  Rabu kemarin, 28 Agustus 2024.

Ditanyakan soal  pertimbangan  Imam Kurniawan Lahay (IKL) memilih Nawatsara Panjili sebagai wakilnya?

“Saya memilih Pak Nawat Panjili sebagai  wakil bupati, berdasarkan hasil survey, populeritas dan elektabilitas bakal calon wakil bupati yang akan mendampingi saya.

Dan Alhamdulillah hasil survey Bapak Nawatsara Panjili paling atas, serta pertimbangan  itu Pak Nawat  mewakili wilayah Kepulauan.” Ujar Imam Kuniawan Lahay.

Dikatakan Imam Kurniawan Lahay,  Kita tahu bersama kabupaten Tojo Una-Una terdiri dari dua wilayah, kepulauan dan darat, 6 kecamatan dikepulauan dan 6 kecamatan didarat. Ujar Bony nama akrab Imam Kurniawan Lahay.

Pertanyaan yang sama pada Nawatsara Panjili, mengapa menjatuhkan pilihan  kepada Imam Kurniawan Lahay sebagai pasangannya.

Ia mengawali dengan ucapan, “semua yang maju pada pilkada Tojo Una-Una adalah putra terbaik Tojo Una-Una, kami menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat untuk memilih siapa yang terbaik pada pertarungan pemilu di 2024.” Sahutnya.

Namun demikian menghadapi Pilkada Tojo Una-Una tahun 2024, kami sudah menyiapkan diri dan memilih Imam kurniawan Lahay, sebab saya tahu persis beliau adalah genarasi muda yang disenangi oleh Kaum muda  sekarang.

Dikatakan Nawatsara, Sudah saatnya kita harus memberi kesempatan pada generasi muda, dimana perpaduan generasi muda dan orang tua sangat dibutuhkan, saat ini.

Kolaborasi antara Birokrasi dan politisi adalah jawaban dan menjadi  alasan dan pertimbangan yang kuat bagi saya memilih berpasangan dengan Pak Imam Kurniawan Lahay. “Semoga Allah meridhoi dan masyarakat memberi kepercayaan kepada kami untuk memimpin daerah ini.” Tandas Nawatsara. (Sam Asiku)