Lantunan doa bagi peserta Jemaah Calon Haji (JCH) yang akan ketanah suci dengan segala ketulusan, akan menambah kekuatan dan penyemangat yang membawa berkah bagi para calon Haji yang akan meninggalkan tanah air.
Betapa mereka yang akan menunaikan rukum Islam kelima, adalah para insan manusia yang terpilih menjadikan Tamu Allah yang Maha Agung.
Siapapun insan manusia yang terpilih dan yang masih tertunda keberangkatan adalah sebuah ketentuan yang diselimuti rahasaiNya, selain diterima dengan rasa syukur dan ikhlas, sebagai bentuk keimanan dan ketaqwaan atas kebesaranNya.
Laporan : H. Sam Asiku
Hari H keberangkatan para Jemaah Calon Haji (JCH) di negeri Sivia Patuju Kabupaten Tojo Una Una semakin dekat tinggal dalam hitungan hari, menyelipkan rasa syukur bagi mereka yang sudah masuk dalam daftar keberangkatan, dan kegudaan bagi mereka yang berharap diberangkatkan tahun ini, namun masih tertunda.
Dua situasi hanya dapat disimpulkan dengan tanda syukur dan ikhlas menerima sebuah proses yang harus dijalani, menuntut kelapangan jiwa.
Karena setiap gerak ciptaannya adalah hak prerogative Allah yang diselimuti rahasianya pula. Melihat realitas itu, yang semakin mempertegas, bahwa menjadi tamu Allah tidak mudah, adalah hikmah yang terkandung didalamnya.
Informasi yang berhasil dihimpun, dari pemerintah daerah Kabupaten Tojo Una Una, memastikan kesiapan keberangkatan JCH, Kabag Kesra Yaumihi Palampanga, S.Ag, M.Si menyampaikan “Insya Allah pada hari Kamis 15 Mei 2025”Ucapnya.

Secara detil diperoleh keterangan dari penyelenggara teknis, kantor Kementerian Agama Tojo Una Una yang dipimpin oleh HM Saharudin, S.Ag, MM.
Dari PLH Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh dari Saharudin Supuloro, S.Ag, MM diperoleh keterangan berdasarkan hasil yang dikoordinasikan dengan Pemda Tojo Una Una.
Final cek JCH yang akan diberangkatkan berjumlah 32 Orang terdiri 12 Orang Jemaah Pria dan 19 Orang Jemaah perempuan dan 1 orang Petugas Penyelenggara Haji Daerah.(PPHD).
Sebelumnya daftar keberangkatan berada pada angka 33 orang, namun 1 orang Jemaah mengundurkan diri.
Terkait dengan pemberangkatan JCH di Tojo Una Una, melalui Kebijakan pemerintah daerah lewat perintah Bupati Ilham Lawidu, SH, memutuskan para Jemaah Haji asal Tojo Una Una, diberangkatkan dengan pesawat ke Palu.
Sehingga titik kumpul pelepasan berada di Bandara Tanjung Api Tojo Una Una.
”para JCH akan dijemput petugas kita di Mess Haji Palu” imbuh Saharudin Sapuloro.
Saharudin Supularo mengabarkan pula, kasi haji Zulaeha Mohammad, S,PdI saat ini sudah berada di Madina, berkaitan dengan tugas sebagai Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Nasional.
Hal ini dikuatkan dengan sumber yang diperoleh dari Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Direktur Bina Haji Musta’in Ahmad di Jakarta.
Mengumumkan hasil seleksi calon petugas PPIH Arab Saudi 1446 H/2025 M. Total 130 peserta dan dinyatakan lolos sebagai calon petugas,” terang
Sedang Petugas Penyelengara Haji Daerah (PPHD) yang lolos seleksi adalah Yaumihi Palampangan, S.Ag, MM yang akan mengawal para Jemaah Calon Haji Kabupaten Tojo Una Una dalam perjalanan yang mulia itu.
Dijelaskan Saharudin Sapuloro, seluruh rangkain proses admintrasi dan uji kesehatan sudah rampung.
“Saat ini kita sedang menunggu koper para Jemaah dari palu yang dijadwalkan tiba dikantor Kemenag Tojo Una Una Senin 12 Mei 2024.’Jelasnya.
Untuk penyelenggaraan Manasik haji, adalah bagian penting bagi JCH dan sudah selesai dilaksanakan. KaKankemenag Tojo Una Una HM Saharudin, S.Ag, MM menitipkan pesan, bahwa pelaksanaan manasik haji adalah upaya, menjadi Jemaah haji yang mandiri.
Yang harus ditunjang dengan kesiapan fisik yang prima, bagaimana menjaga kesehatan dengan baik, melalui pola makan, pola minum dan pola tidur serta olah raga teratur . Dan mengkonsumsi obat, bagi mereka yang mengalami gangguan kesehatan. (samas)