INFORMASI PERJALANAN HAJI TOJO UNA UNA

Menuntaskan Rindu Saat Penyambutan Kedatangan Jemaah Haji Kabupaten Tojo Una Una

695
×

Menuntaskan Rindu Saat Penyambutan Kedatangan Jemaah Haji Kabupaten Tojo Una Una

Sebarkan artikel ini

Suasana haru dan penuh kerinduan menyelimuti Masjid Tsamratul Ukhuwah, Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Tojo Una-Una. Setelah menanti selama kurang lebih 44 hari sejak dilepas oleh Bupati Ilham Lawidu, S.H., rombongan jemaah haji akhirnya tiba kembali di Tanah Sivia Patuju dalam keadaan selamat. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Wakil Bupati Tojo Una-Una, Hj. Surya Lapasiri, S.Sos., M.Si. Senin, 22 Juni 2026 sekitar pukul 09.45 Wita.

Laporan H. Sam Asiku

Hari kepulangan ini menjadi catatan sejarah terindah bagi alumni Persaudaraan Haji Tahun 2026 Kabupaten Tojo Una-Una, yang dipimpin oleh Ketua Rombongan H. Sudiman SN, M.Pd., disambut masyarakat yang memenuhi area dalam hingga halaman masjid.

Turut hadir dalam penyambutan tersebut jajaran pejabat daerah, unsur Forkopimda, Sekdakab Alfian Matajeng, S.Pd., M.A.P., serta Camat Ratolindo bersama staf Kesra Setda Tojo Una-Una yang bersiaga di gerbang tangga masjid.

Kedatangan para jemaah ini dikawal langsung dari Debarkasi Balikpapan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tojo Una-Una, Hj. Zulaeha Mohammad, S.Ag., M.M.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Hj. Surya Lapasiri, S.Sos, M.Si menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh petugas, panitia, serta keluarga jemaah yang terus memberikan dukungan moral dan doa. Wabub menegaskan bahwa kepulangan ini merupakan awal dari tanggung jawab moral jemaah untuk menjaga kualitas keimanan di tengah masyarakat.

“Jadikan pengalaman berharga di Baitullah sebagai sumber inspirasi untuk terus menebarkan kebaikan. Filosofi daerah kita, Sivia Patuju (satu tujuan), hendaknya menjadi semangat bersama untuk terus menjaga persaudaraan dan persatuan dalam membangun Tojo Una-Una yang religius, maju, adil, dan sejahtera,” Ujarnya Wabub dalam sambutannya.

Apresiasi senada juga disampaikan oleh Kepala Kemenag Tojo Una-Una, H. Moh. Syaharudin, S.Ag., M.M. Ia bersyukur karena para jemaah yang didominasi oleh lansia dapat kembali dalam kondisi sehat walafiat.

Ia berharap predikat haji mabrur yang dicita-citakan jemaah dapat tercermin lewat sikap sehari-hari agar menjadi teladan bagi keluarga, daerah, dan bangsa.

Meskipun acara penyambutan berjalan penuh suka cita, evaluasi penting tetap dicatatkan oleh perwakilan jemaah haji, H. Tamsil, S.Pd.

Dalam kesan dan pesannya, selain berterima kasih kepada Pemprov Sulteng dan Pemkab Tojo Una-Una atas fasilitas transportasi dan akomodasi, ia menitipkan pesan perbaikan performa kerja bagi petugas kloter.

“Kami sempat terkatung-katung selama dua jam di Arafah saat hendak menuju Muzdalifah dan Mina. Kami berharap hal-hal teknis seperti ini bisa menjadi bahan perbaikan dan evaluasi bagi PPIH ke depan agar pelayanan semakin meningkat,” pungkas H. Tamsil.

Kepada media ini, Hj. Zulaeha Mohammad yang  berpengalaman sebagai petugas Haji Nasional tahun 2025  menyampaikan rasa syukurnya sekaligus permohonan maaf kepada para jemaah.

“Selaku penyelenggara Haji didaerah, kami memohon maaf jika ada pelayanan yang dirasakan kurang maksimal, terutama dalam pelaksanaan manasik. Hal itu disebabkan adanya efisiensi anggaran dengan pembatasan jumlah manasik secara nasional,” Tuntas  Hj. Zulaeha. (H. Sam Asiku)