Sebuah jawaban memastikan mengapa Konferensi Daerah Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Ke VI diselenggarakan di Kabupaten Tojo Una Una.
Bukan hanya karena DPC WKRI yang termuda pembentukannya, namun keterangan yang diperoleh dari Anggota Presidium I WKRI Sulawesi Tengah, Corry Kaporo, S.Pd. adalah bagian, ingin melihat kemampuan kinerja WKRI Tojo Una Una yang dipimpin Steny Tumewu, SE dapat melaksanakan tugasnya.
Suasana Marina Resort menyajikan pesona alam yang menginspirasi, ikut menjadi pertimbangan. Diketahui kegiatan WKRI selama ini sering dilaksanakan di Hotel-hotel. Ucap Corry Kaporo.Sabtu, 10 Mei 2025.
Keterangan yang diperoleh dari Ketua WKRI Tojo Una Una Steny Tumewu, SE kegiatan itu dihadiri 56 utusan dan 68 Peninjau yang akan berlangsung selama 3 hari hingga Minggu 11 Mei 2025.

Catatan : H. Sam Asiku
Menurut Corry Kaporo, DPC WKRI Tojo Una Una masih sangat baru tetapi dalam pengamatan, DPC Tojo Una Una sebagai panitia penyelenggara baik dan oke.” Imbuh Corry.
Lebih jauh Corry menjelaskan, peran WKRI bukan terfokus pada pengembangan organisasi dan anggotanya, tetapi hal-hal yang berguna bagi orang lain.“WKRI bergerak dari altar sampai ke pasar, kami menampung dan menggerakan usaha-usaha kecil menengah supaya mereka berpenghasilan untuk membantu keluarga” Jelas Corry.
Bahkan untuk tujuan mulia itu, WKRI sering melaksanakan lokakarya pembinaan-pembinaan kepada cabang dan ranting sebagai perpanjangan tangan organisasi yang bermuara pada pelayanan masyarakat luas.
Merespon sambutan Gubernur Sulteng dan Bupati bupati Tojo Una Una, saat pembukaan Referda VI, adalah momentum terbukanya dialog dan komunikasi melalui pesan-pesan kedua pejabat itu, yang perlu disahuti dengan baik.
Dikatakan Corry, kami sangat senang dan menyambut pelaksanaan program-program pemerintah, yang terbangun melalui dialog dan komunikasi, sehingga langkah kongrit WKRI dapat diwujudkan melalui peleburan program-program WKRI yang akan disingkronkan dengan program pemerintah daerah, sinergi.“sinergitas itu adalah kunci sehingga program pemerintah dapat disingkronkan dengan visi misi WKRI , sehingga memperoleh capaian yang baik dan terukur”.Ujar Corry.
Adapun kegiatan sosial dalam upaya membantu pemerintah, bukan berorientasi pada organisasi dan juga bukan hanya untuk pemerintah daerah tetapi sinergi .Ujarnya menambahkan.
Ia mencontohkan, kegiatan-kegiatan sosial WKRI yang menyentuh program pemerintah, dibuktikan saat pandemic, “Kami dari WKRI menyediakan masker, dan kebutuhan lain serta membantu untuk menuntaskannya” Ucap Corry.
Menanggapi ruang partisipatif yang dibuka pemerintah provisnsi Sulteng dan pemda Tojo Una Una terhadap peran WKRI, corry menyatakan sangat baik.
Menurutnya, dialog dan komunikasi serta pesan-pesan pemerintah daerah dalam menjalin hubungan kerjasama itu mendukung program yang ada sangat penting.”Apabila ada program tanpa dialog dan komunikasi itu tidak akan jalan.”Ujar Corry.
Sebuah tinjauan terjalin hubungan baik antara organisasi dan pemerintah daerah setempat, dapat dilihat pada kinerja pengurus DPC WKRI didaerah ini, menjadi ruang yang sejuk, aman dan nyaman. (samas)