Bupati terpilih, memikul papan untuk perbaikan jembatan, menjadi sorotan sejumlah awak media lokal dijadikan material pemberitaan untuk menarik perhatian pembacanya.
Diketahui robohnya jembatan Popangga beberapa tahun lalu, yang memiliki bentangan 40 meter berada dikawasan dataran tinggi Bulan, adalah sarana transportasi, konektitas kabupaten Banggai dan Kabupaten Tojo Una-Una menuju beberapa desa didataran bulan, adalah wilayah hukum kabupaten Tojo Una-Una.
Sehingga dapat dikatakan jembatan itu, menjadi urat nadi perekonomian, yang memiliki potensi bagi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk kemasalahatan masyarakat.

Catatan : Sam Asiku
Kunjungan Ilham Lawidu, SH didampingi ketua DPRD Tojo Una-Una Gusnar Suleman, SE, MM, politikus Golkar yang akan mengawal implementasi program Pasangan Terpilih Ilham dan Surya, kedepan Gusnar diinginkan akan bertarung dilevel pemilihan legislatif propinsi Sulawesi Sulteng, terkait dengan kepentingan daerah. Selasa 7 Januari 2025.
Kunjungan itu bukan hal yang istimewa, dimana bupati terpilih pada pilkada serentak 2024, jika memandang lham Lawidu masih menjabat sebagai wakil bupati Tojo Una-Una yang akan berakhir bulan Maret 2025 yang akan datang.
Sebagai calon bupati yang berhasil mendominasi suara masyarakat yang mendiami kabupaten Tojo Una-Una, pada pilkada serentak tahun 2024, mampu menjadi tolak ukur bagi daerah lain, dimana penyelenggaraan Pilkada di Tanah Sivia Patuju berjalan lancar dan kondusif.
Tindakan Ilham memimpin gotong royong perbaikan jembatan Popanga, adalah ritme langkah politis yang memiliki bobot dan bernilai edukasi pada masyarakat, dimana sosok pemimpin tidak hanya memberi perintah dengan ujung telunjuknya, tetapi menjadi garda terdepan mampu menyinsingkan lengan bajunya, tampil dalam berkarya untuk negerinya tercinta.
Kejadian itu menjadi menarik, kunjungan ketua DPD2 Partai GolkarTojo Una-Una, tidak hanya melakukan peninjauan, akan tetapi turun tangan memperbaiki jembatan yang menjadi kebutuhan masyarakat yang ada diwilayah itu.
Sebagai kader partai yang berlambang Beringin, kerja-kerja itu adalah menjadi salah satu pilar kekuatan partai Golkar yang selalu berkarya ditengah masyarakat yang ada.
Momentum bupati terpilih memikul papan jembatan bersama masyarakat tempat adalah pengingat akan tekad yang tertuang dalam visi misi yang diperjuangkan pasangan IHLAS (Ilham – Surya), yang pada hakekatnya ingin meraih perubahan menuju kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una yang diayominya, dimana kabupaten Tojo Una-Una beberapa waktu yang lalu sempat dikategorikan daerah tertinggal.
Menjelang akhir jabatan pasangan Mohammad Lahay, SE, MM dan Ilham, SH tidak membiarkan waktu berlalu begitu saja, namun dalam kavasitas sebagai wakil bupati tetap konsisten menyelesaikan tugasnya dipenghujung jabatannya sebagai pendamping bupati.

Menjadi menarik jika menelisik jepretan kamera wartawan, beberapa pejabat yang tercaver dalam foto Ilham pikul kayu, tidak menyia-nyiakan momentum itu, lebih memilih mengabadikan kejadian itu, dari pada ikut memikul beban berat yang ada dibahu bupati terpilih.
Waktu terus bergulir, perjuangan tim sukses telah berhasil dengan karya gemilang mengantar Ilham Lawidu dan pasangannya Surya S.Sos, menjadi bupati bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una, mulai dari Malei Tojo hingga Dataran Bulan, dan 6 kecamatan dikepuluan Togean, itu menjadi catatan terindah bagi anak negeri yang ikut dalam perjuangan pemenangan itu.
Hari ini, masyarakat mengantung harapannya kepada pasangan Ilham – Surya untuk masa depan negerinya, maju dan sejahtera melalui program yang diusung pasangan ini.
Tentu harapan itu akan terwujud jika prospektif berpikir masyarakat menyatu didalam memberi dukungan dan kesempatan dan menjauhkan syahwat kepentingan sesaat dan individu dan tujuan tertentu dalam kategori politik praktis.
Sinyalemen kepemimpinan Ilham SH dan Surya, S.Sos, bersambut baik dari masyarakat yang diayominya, adalah buah dari langkah taktis kepemimpinan Ilham, ketika membubarkan tim sukses sebagai pertanda berakhirnya masa kampanye.
Serta langkah taktis nan bijak, dalam upaya menentramkan kondisi dan situasi paca Pilkada, semata menjaga negeri ini tetap aman dan tentram jauh dari kegaduhan, Euforia tidak berlebihan dan tetap terkendali tanpa pawai kemenangan.
Menjadi serotan tentang kebesaran jiwa sang politikus Golkar tersebut, sebagai pemenang Pilkada serentak 2024, Ilham tampil elegan mengunjungi kediaman bupati Mohammad Lahay, sebagai pemimpin sekaligus sebagai sahabat terdekatnya, edukasi yang mengedepankan etika dan adab patut ditiru, kebesaran jiwa seorang politisi.
Menjelang pelantikan bupati priode ke V tahun 2024 – 2029, adalah saatnya pasangan Ilham – Surya diberi ruang yang seluas-luasnya untuk membuktikan kinerja 5 tahun kedepan.
Semoga langkah awal yang disertai dengan niat dan tekad yang baik, akan menuai hasil yang baik pula, selamat(***)
Sumber Foto, Istimewa