KABUPATEN TOJO UNA-UNA

Momentum Peringatan Hari Santri Ke 10 di Kabupaten Tojo Una Una

772
×

Momentum Peringatan Hari Santri Ke 10 di Kabupaten Tojo Una Una

Sebarkan artikel ini

H. Muh Syahrudin : Hari santri bukan hanya tentang masa lalu, tetapi juga tentang masa depan bangsa

JURNALPOLRISULTENG.ID – TOJO UNA UNA, Istighosa dan doa bersama mewarnai peringatan hari santri nasional  yang kita peringati setiap 22 oktober, yang dihadiri Sekretaris Daerah Alfian Kasim , S.Pd, MAP memiliki makna historis yang sangat dalam. 

Tanggal ini merujuk pada resolusi jihad yang dikumandangkan oleh hadratusy Syaikh Kh. Hasyim asy’ari pada tahun 1945, sebuah seruan jihad fi sabilillah untuk mempertahankan kemerdekaan republik indonesia.

Dari resolusi inilah lahir semangat juang para santri dan ulama, yang menjadi bagian penting dari sejarah perjuangan bangsa. Adalah bagian dari sambutan kepala Kemanterian Agama Kabupaten Tojo Una Una H. Muh Syahrudin S.Ag, MM, di halaman Madrasah Mts Ampana, 21 oktober 2025

Kegiatan istighosah dan doa bersama hari ini   adalah bentuk refleksi dan rasa syukur kita atas peran besar para santri dan ulama.“mintalah pertolongan (kepada allah) dengan sabar dan salat; sesungguhnya allah beserta orang-orang yang sabar.” (qs. Al-baqarah: 153) Kutip Kemenag dalam sambutannya.

Ia menekankan Hari santri bukan hanya tentang masa lalu, tetapi juga tentang masa depan bangsa.

Santri hari ini bukan lagi hanya mereka yang menimba ilmu di pondok pesantren, tetapi juga mereka yang menghidupkan semangat keilmuan, kejujuran, dan cinta tanah air di berbagai bidang kehidupan.

Untuk itu, Kakakemanag  menekankan 3 hal agar para santri dan pesantren, Pertama menjadi penjaga moral bangsa, Kedua menjadi pelopor moderasi beragama, Ketiga turut serta dalam pembangunan daerah melalui inovasi, pendidikan, dan dakwah yang menyejukkan.

Ia mengharapkan pondok pesantren, Agpai, Ipari, Apri, dan seluruh jajaran madrasah serta penyuluh agama, dapat menjadi bagian dari gerakan besar mencerdaskan kehidupan bangsa dan mendukung visi pembangunan kabupaten Tojo Una Una yang lebih sejahtera, religius, dan berkarakter.

Menjadi kewajiban bagi kita semua memberikan dukungan terhadap visi dan kebijakan Pemerinah Daerah, khususnya dalam mewujudkan Tojo Una Una yang religius, berkarakter, dan sejahtera lahir batin.

Sinergi antara pemerintah daerah, kementerian agama, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan daerah ini.Ujar Kankemenag.

H.Muh Sysharudin menyatakan, Kementerian Agama kabupaten Tojo Una Una berkomitmne akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam bidang keagamaan, baik melalui program pembinaan umat, penguatan pondok pesantren, madrasah, Tpa-Tpq, maupun peningkatan fungsi rumah ibadah sebagai pusat pembinaan akhlak dan persaudaraan umat.

Kakankemenag Tojo Una Una, mengaakhiri dengan harapan, momentum Peringatan Hari Santri Nasional akan memperkokoh Ukhuwah Islamiyah, Wathaniyah, dan Insaniyah, serta memperkuat komitmen bahwa santri adalah benteng akhlak, penegak keilmuan, dan penjaga keutuhan NKRI.

Tampil sebagai penceramah (MUI) Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Banggai KH. Drs. KH. Zainal Abidin Ali Hamu, MM(Sam Asiku)