JURNALPOLROSULTENG.ID – TOUNA, Bupati Touna Mohammad Lahay,SE, MM Jumat 05 Januari 2024 bertempat di BPU Desa marowo Kecamatan Ulubongka, melantik empat kepala desa Penganti Antar Waktu (PAW) 2020 -2026 yang dirangkaikan dengan pelantikan ketua pengerak PKK dan Pengukuhan Bunda Paud Desa.

Hadir dalam kegiatan ini, Sekretaris Daerah Dr. Hj. Sovianur Kure, SE,M.Si, Kadis PMD Dr.Alimudin Muhammad, SE, M.Si, sejumlah Pimpinan OPD, Danki Brimob Marowo, Muspika Kecamatan Ulubongka, Camat Ampana Tete, Camat Togean serta tamu undangan lainnya.
Dua kades di Kecamatan Ulubongka yang dilantik, masing-masing Fahri Rifaldy Kades Marowo, Muharam Larasaka Kades Bonevoto serta Amrudin Kades Tete B Kecamatan Ampana Tete dan Fahmisar Hudju Kades Kololio Kecamata Una-Una.

Bupati Mohammad Lahay menyampaikan beberapa hal dan penekanan, sambil mengingatkan, bahwa kades adalah pemimpin yang harus mampu mengayomi masyarakatnya tak dapat menghindari adanya perbedaan pendapat ditengah masyarakat terhadap program.
“Rangkulah mereka dan jadikan patner sebagai sumber kekuatan dan inspirasi untuk mencapai tujuan pembangunan desa dalam pemberdayaan masyarakat desa, hingga secara pasti dapat menunjang pembangunan daerah ini kedepan” Pinta Bupati.
Bupati berharap para Kepala Desa yang dilantik pada periodesasi lanjutan ini dapat memberikan pelayanan secara obyektif dan adil, sehingga kepuasan dan kepercayaan masyarakat dapat meningkat dari waktu ke waktu. “Kabupaten Tojo Una-Una masih punya beban dalam pengentasan kemiskinan, percepatan penurunan angka stunting, serta menekan angka kematian ibu dan bayi,” ucap Bupati.
Bupati juga berpesan kepada Kepala Desa agar mampu bermitra dengan Badan Permusyawaratan Desa dan lembaga desa yang ada di wilayah masing-masing serta memberdayakan tim penggerak PKK Desa.
Dibagian lain bupati juga mengingatkan, pengelolaan keuangan desa agar dilaksanakan secara transparan. “bekerja sama dengan BPD Desa, dan paling penting jangan sampai terjadi penyelewengan dana desa” Tekan Bupati
“jadilah pemimpin yang inovatif yang mampu melakukan terobosan dan perubahan desa. “mulailah memetakan potensi Desa yang dimiliki,” Himbau Bupati.
Amanah dan kepercayaan masyarakat, agar dapat diemban dengan ketulusan dan keikhlasan hati. Menghadapi penyelenggaraan pemilu 2024, bupati minta agar kepala desa dalam kavasitas pembina desa agar dapat mengsukseskan pesta demokrasi tersebut.
Diakhir sambutannya, menyampaikan keyakinannya bahwa para kades yang dilantik dekat dengan masyarakat, untuk itu harus mampu memfasilitasi dan menjadi mediator penanganan masalah yang dialami masyarakat. lakukan koordinasi intensif secara berjenjang, baik secara vertical maupun horizontal.”Jika dianggap sangat penting dapat disampaikan langsung kepada bupati agar segera diantisipasi, sehingga ketentraman dan ketertiban masyarakat dapat terwujud. Tandas Bupati (Sam Asiku)