PEMDA TOJO UNA-UNA

Pemda Tojo Una Una Menggelar Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)

451
×

Pemda Tojo Una Una Menggelar Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)

Sebarkan artikel ini

Ilham Lawidu, SH: PPPK adalah ASN, sosok yang sejatinya harus selalu menjadi contoh dan teladan pada posisinya sebagai aparat pemerintah

JURNALPOLRISULTENG.ID – AMPANA, Pj Sekretaris Daerah Tojo Una Una Alfian Matajeng, S.Pd, MAP mewakili bupati membuka orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), bertempat diruang rapat Utama Kantor Bupati Senin 7 Juli 2025.

Kegiatan yang diikuti seluruh Pegawai PPPK tersebut dilakukan secara rapat virtual, dengan pola pembelajaran jarak jauh (distance learning).

Skenario pembelajaran dilaksanakan dengan mengoptimalkan teknologi informasi dan komunikasi dengan menggunakan sistem informasi yang dikembangkan oleh lembaga administrasi negara.

Orientasi secara Daring diikuti oleh, Ketua DPRD kabupaten Tojo Una-Una, Kepala Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Daerah Kabupaten Tojo Una-Una,  yang menghadirkan sejumlah pemateri dan narasumber .

Bupati Tojo Una Una Ilham Lawidu, SH pada sambutan tertulisnya, menjelaskan  bahwa orientasi ini adalah langkah awal yang sangat penting bagi para PPPK dalam memahami peran, tugas, dan tanggung jawab sebagai aparatur sipil negara (asn). melalui orientasi ini, seluruh peserta akan mendapatkan pembekalan mengenai nilai-nilai dasar ASN, etika kerja, serta sistem penyelenggaraan pemerintahan.

Penting dipahami, menjadi PPPK bukan hanya sekedar mendapatkan pekerjaan, tetapi juga sebuah amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. oleh karena itu, orientasi ini menjadi wadah untuk menanamkan nilai-nilai profesionalisme, integritas, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Keikutsertaan PPPK dalam orientasi merupakan aspek penting yang tidak boleh terlewatkan, untuk  memahami standar kinerja ASN untuk dapat berkontribusi optimal dalam mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik, dengan aparatur yang berintegritas tinggi, produktif, responsif dan melayani secara prima sebagaimana yang tertuang pada regulasi regulasi mengatur yang menjadi dasar pelaksanaan Orientasi adalah peraturan lembaga administrasi negara Nomor. 15 tahun 2020.

Tiga hal penting penekanan bupati, pertama, manfaatkanlah orientasi ini sebaik-baiknya untuk menggali ilmu dan pengalaman dari para narasumber yang kompeten. kedua, bangunlah semangat kebersamaan dan kerjasama yang baik antar sesama PPPK, dan  ketiga,   jadikan orientasi ini sebagai motivasi untuk terus belajar dan mengembangkan diri.

Bupati berharap, pasca orientasi, peserta PPPK dapat mengaplikasikan ilmu yang didapatkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. “tunjukkan dedikasi dan kinerja terbaik, serta jadilah agen perubahan yang positif bagi kemajuan instansi dan daerah kita.” Suport bupati.

Dikuatkan bupati bahwa kemajuan pembangunan,  hanya dapat dicapai dengan soliditas dan kerjasama sinergis antar komponennya. sebagaimana termaktub dalam asn berakhlak yakni berorientasi pada pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif.

PPPK sebagai ASN memiliki peran penting sebagai pelaksanan kebijakan publik, pelayan publik serta perekat dan pemersatu bangsa sehingga harus ditunjang dengan kompetensi yang mumpuni.

Peserta orientasi PPPK adalah figur-figur pilihan yang cerdas, kreatif, berbudi luhur dan memiliki semangat pengabdian yang tinggi. terlebih di tengah era globalisasi dan modernisasi kehidupan yang penuh dinamika dan tantangan ini.

Bupati berpesan untuk menjadi perhatian, PPPK adalah ASN merupakan sosok yang sejatinya harus selalu menjadi contoh dan teladan karena kedudukannya sebagai aparat pemerintah itulah, sangat wajar jika masyarakat mempunyai banyak ekspektasi dan keinginan untuk dilakukan oleh aparatur sipil negara sebagai aparat pemerintah. bukan karena pemerintah belum berbuat banyak tetapi harapan masyarakat yang terlampau banyak dan beragam.

Kepada  seluruh PPPK bupati minta, agar mengikuti orientasi ini dengan sungguh-sungguh, sehingga materi yang disampaikan dapat terserap secara optimal dan bermanfaat untuk menunjang pelaksanaan tugas dan fungsinya masing-masing. selain itu, besar harapan saya bahwa pppk dapat menciptakan inovasi-inovasi guna menunjang kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“jadilah ASN yang setiap desah nafasnya, setiap detak jantungnya, setiap ayunan langkah kakinya untuk berbuat yang terbaik bagi rakyat, sebagai aparat yang akan menjadi pelanjut upaya pemberantasan perilaku yang merugikan masyarakat, seperti praktek korupsi, kolusi dan nepotisme.Tandas bupati. (Sam Asiku)