KABUPATEN TOJO UNA-UNA

Pemkab Tojo Una Una Dan Sigi Gelar Pertemuan Bilateral, Bahas Strategi Ketahanan Fiskal Hadapi Krisis

77
×

Pemkab Tojo Una Una Dan Sigi Gelar Pertemuan Bilateral, Bahas Strategi Ketahanan Fiskal Hadapi Krisis

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID , TOJO UNA UNA  — Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una menerima kunjungan kerja dan studi banding dari Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Sigi di Ruang Rapat Bupati Tojo Una Una  pada Senin, 20 Juli 2026.

Pertemuan bilateral ini difokuskan untuk membahas strategi ketahanan fiskal serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah situasi efisiensi anggaran yang sulit, pertemuan yang difokuskan pada diskusi, berbagi pengalaman, sehingga menjadi cakrawala baru bagi kedua daerah dalam menemukan solusi yang tepat mengurai efisiensi yang melilit hamoir semua daerah.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tojo Una Una, Dr. Rismanto, ST, MM, menyambut langsung kedatangan Kepala BKD Sigi, Mahmud, SE, MM, yang hadir didampingi oleh 21 orang staf keuangannya. Kunjungan kerja ini direncanakan akan berlangsung selama dua hari berturut-turut.

Menurut Rismanto, tantangan keuangan daerah saat ini menuntut para pimpinan instansi keuangan untuk berpikir keras dalam memprioritaskan pemanfaatan kas secara optimal. Pertemuan ini dinilai sebagai langkah konkret yang sangat krusial bagi kedua belah pihak.

“Kami menyambut hangat kedatangan rombongan BKD Sigi. Kami berharap seluruh jajaran dapat merasakan suasana yang tenang, aman, dan nyaman selama berada di Tojo Una-Una,” ujar Rismanto dalam sambutannya.

Uniknya, kedua pejabat tertinggi keuangan daerah ini ternyata merupakan rekan sejawat saat menempuh Diklat Kepemimpinan bersama.

Kedekatan emosional ini diharapkan mampu memperlancar misi studi banding, sehingga kedua daerah dapat saling menguntungkan dalam menciptakan solusi keuangan yang adaptif.

Melalui kolaborasi strategis ini, Pemkab Tojo Una Una dan Pemkab Sigi berkomitmen penuh untuk mencari alternatif pendanaan mandiri dan saling bertukar pengalaman guna menjaga stabilitas fiskal masing-masing wilayah di masa krisis.(H. Sam Asiku)