BNNK Kabupaten Tojo Una-Una

PENGHUJUNG TAHUN 2023  BNNK TOJO UNA-UNA GELAR SIARAN PERS 

321
×

PENGHUJUNG TAHUN 2023  BNNK TOJO UNA-UNA GELAR SIARAN PERS 

Sebarkan artikel ini
JURNALPOLRISULTENG.ID – TOUNA, Semua menginginkan untuk memerangi dan memutuskan mata rantai peredaran Narkotika  dan obat terlarang lainnya. Betapa barang haram itu sudah merambah jauh ditengah masyarakat hingga pada anak usia belajar setingkat SMP.

Namun intitusi yang memiliki kompetensi dalam penegakan hukum, baik pihak kepolsisian maupun BNN dalam memberantas barang haram itu, tidak semuda membalik telapak tangan.

Para bandar semakin tergiur bisnis dengan keuntungan besar, memanfaatkan kelemahan masyarakat yang dibuktikan oleh BNN melalui rehabilitasi, yang banyak melibatkan oknum masyarakat yang mengalami masalah dalam rumah tangga, maupun hanya mencoba merasakan barang haram itu.

Penanganan dalam upaya pencegahan, pemberantasan, dan peredaran Narkotika (P4GN) bagaikan mencari jarum ditumpukan jerami.

Dimana bisnis narkoba terkoordinir melalui jaringan tertentu, perlu ekstra hati-hati  mencari bukti keterlibatan pihak yang dicurigai,  tanpa  bukti yang kuat maka upaya itu akan pupus, apalagi intitusi penegakan Narkoba diperhadapkan dengan keterbatasan anggaran.

Sehingga sangat urgensi penangan Narkoba, bukan saja menjadi tanggung jawab polisi dan BNN namun menjadi tugas seluruh anak bangsa, karena ancaman semakin besar merusak kaula muda selaku penerus perjuangan  bangsa, yang sekali terkontaminasi dengan pemakaian Narkoba  butuh  pemulihan proses waktu yang panjang.

Hal itu terkuah saat kepala badan narkotika nasional Kabupaten Tojo Una-Una AKBP Djohansah N. Rahman, S,Pd mengelar  pertemuan dengan sejumlah awak media (20/12/2023), terkait dengan program P4GN dan Akselsarsi War On Drugs BNN Kabupaten Tojo Una-Una, diberbagai bidang sesuai dengan tagline yang digaungkan yaitu War On Drugs, speed Up Never Let Up.

BNNK Tojo Una-Una terus melakukan percepatan atau akselerasi dalam upaya pencegahan, pemberantasan, dan peredaran Narkotika (P4GN).

Soft Power Approach, adalah strategi meliputi tugas dan fungsi pada bidang pencegahan dan pemberdayaan masyarakat (P2M) dan bidang Rehabilitasi.

Menurut Kaban BNNK Tojo Una-Una, fokus pada P4GN pada pencegahan pemberdayaan masyarakat , yang memiliki unggulan, yaitu intervensi program P4GN  diwilayah pedesaan dan kelurahan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif dan aman dengan membentuk dasa/kelurahan bersinar (Bersih Narkoba)

Dipaparkan Djohansah desa kelurahan bersinar terbentuk 2020 sampai 2023 sebanyak 8 desa/kelurahan. Yang diuraikannya, KelurahanMuara Toba (2020), Desa Tete B dan desa Pusungi (2021) Desa Sumoli, kelurahan Malotong dan desa Tontoan Kabupaten Banggai (2022) Desa Saluaba dan desa Bailo (2023).Program yang melibatkan unsur kementerian dalam Negeri, kementiran desa, TNI/POLRI, serta sector kesehatan dan sosial dengan bersinergikan P4GN secara komprehensif pada program masing-masing.

BNNK Kabupaten Tojo Una-Una telah membentuk dan melatih 70 Pegiat anti Narkoba yang turut membantu BNN dengan memberi informasi dan edukasi tentang penyelagunaan Narkoba dilingkungan masing-masing. Dengan nilai penilaian indeks kemandirian partisipatif (IKP) sebesar 3,39 % yang berarti sangat mandiri.

Sedang program ungulan adalah ketahanan keluarga tahun 2023 sebanyak 10 pasang keluarga perwakilan desa Saluaba dan kelurahan Bailo, diperoleh nilai indeks sebesar 76,92% dari target nasional 78,69%.

Program ketahanan  diri remaja dengan kategori tinggi dengan perolehan angka indeks 52, 68% mencapai target nasional sebesar 50%. Kegiatan itu melalui non DIPA berupa penyuluhan pada remaja/anak sekolah sepanjang tahun 2023.

Bidang Tugas Rehabilitasi, upaya didesa bersinar dilakukan intervensi berbasis masyarakat dengan memberi pelatihan kepada 6 agen pemulihan desa Saluaba dan 5 agen pemulihan  didesa Bailo.

Kecanduan narkoba ringan dan coba-coba telah menangani klein sebanyak 15 orang.

Tahun 2023 tercatat 40 pecandu dan korban penyalagunaan narkoba yang telah mengakses layanan rehabiltasi diklinik Musampesuva Pura BNNK Tojo Una-Una.

Adapun untuk pelayanan surat keterangan hasil pemeriksaan Narkotika (SKHPN) diklinik Musampesuvu Pura BNNK Tojo Una-Una sebanyak 1.146 orang yang terdiri 1.145 SKHPN PNSP dan 1 orang SKHPN 0 Rupiah.

Hard Power Approach, strategi meliputi tugas dan fungsi dan bidang pemberantasan melalui strategi ini, BNNK Tojo Una-Una melakukan upaya pemberantasan jaringan sindikat Narkoba, sepanjang tahun 2023 BNNK Tojo Una-Una telah mengungkap 1 kasus pidana Narkotika dan psikotropika dengan tersangka 2 orang dan BNNK Tojo Una-Una telah menyita 1,86 Gram berupa barang bukti.

Smart Power Approach, BNNK Tojo Una-Una memanfaatkan tekhnologi informasi dalam melaksanakan tugas seperti Administrasi penyidikan.

BNNK Tojo Una-Una memanfaatkan media sosial sebagai wadah dalam penyebaran infomrasi P4GN dikabupaten Tojo Una-Una baik melalui twitter, You Tube, Facebook dan Instagram.

Coorperation, BNNK Tojo Una-Una menjalin kerja sama dengan instansi pemerintah dan komponen masyarakat.

Sepanjang tahun 2022 BNNK Tojo Una-Una telah menandatangani 8 dokumen kerja sama dengan rincihan, 3 dokumen dengan instanasi pemerintah, 1 dokumen dengan komponen masyarakat, 1 dokumen dengan BUMN dan 1 dokumen dengan kompenen masyarakat, 1 dokumen dilingkungan Pendidikan dan 2 dokumen dengan lingkungan swata.

Tantangan NPS (New psychoactive substanace)  dalam perang melawan narkotika harus terus dikembangkan mengingat tantangan yang dihadapi semakin komplek peredaran zat psikoaktif jenis baru atau new psychoactive sebsrtances (NSP) yang masih marak sepanjang tahun 2023. Terdapat 360 sampel NPS yang telah diuji oleh BNN RI sehingga saat ini, jumlah NPS yang beredar di Indonesia adalah 91 jenis, dimana 85 jenis diantara sudah diatur dipermenkes nomor 2 dan 4 tahun 20121 sementara yang lain belum diatur dalam permankes. Tandas Kaban BNNK Tojo Una-Una (Sam Asiku)