PEMDA TOJO UNA-UNA

Peran Tutor Dalam Peningkatan Kualitas SDM Perlu Mendapat Dukungan Dan Perhatian

×

Peran Tutor Dalam Peningkatan Kualitas SDM Perlu Mendapat Dukungan Dan Perhatian

Sebarkan artikel ini

Kadis Dikpora : sebaik apapun design program yang kita rencanakan harus mendapat dukungan semua pihak, agar dapat berkelanjutan

JURNALPOLRISULTENG.ID -AMPANA, Bupati Tojo Una-Una Mohammad Lahay,SE, M.Si  beri sambutan tertulisnya
disampaikan oleh PJ Sekda Tojo Una-Una Dr. Alimudin Mohamad, SE, M.Si, pada kegiatan Bimtek yang digelar Dinas Pendidikan dan Olah Raga Kabupaten Tojo Una-Una,  Senin 21 Oktober 2024.

Kegiatan Bimtek menghadirkan nara sumber dari direktorat pendidikan masyarakat dan pendidikan khusus (pmpk) Narasumber dari Direktur PMPK Kemendikbud Ristek RI, Drs. Fauzi Eko Pranyono, M.Pd.

Narasumber dari Direktur PMPK Kemendikbud Ristek RI, Drs. Fauzi Eko Pranyono, M.Pd.

Dalam inti sambutan tertulisnya, bupati memberi apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dilaksanakana Dinas Dikpora Kabupaten Tojo Una-Una.

Dikatakan bupati kegiatan bintek itu adalah langkah strategi dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi masyarakat.

Pendidikan kesetaraan hadir sebagai bentuk keadilan bagi mereka yang membutuhkan kesempatan kedua dalam memperoleh pendidikan. dimana pendidikan kesetaraan dengan slogan “mengjangkau yang tidak terjangkau”.

Adalah upaya memberikan layanan pendidikan bagi warga yang tidak berkesempatan mengenyam pendidikan formal dengan berbagai alasan.

Baik anak usia sekolah yang putus sekolah karena kendala biaya, maupun orang dewasa yang sudah bekerja, dan berbagai latar belakang yang lain.

Bupati memberi dorongan kuat kepada pamong belajar dan tutor dalam proses pendidikan nonformal, agar dapat  meningkatkan kualitas dan kompetensi SDM  yang menjadi prioritas.

Dimana pemerintah, baik pusat maupun daerah, terus berupaya melakukan langkah-langkah untuk memastikan pendidikan kesetaraan berjalan dengan baik dan menghasilkan lulusan yang berkualitas.

Kepada seluruh peserta bupati berharap agar kegiatan ini dapat diikuti dengan serius dan penuh semangat.

Bupati yakin dengan kompetensi dan dedikasi bapak dan ibu sekalian, pendidikan nonformal di tojo una-una akan semakin maju dan berkualitas.

Sementara Kadis Dikpora Mohamad Fadli, S. ST. PI., M.A.P dalam sambutannya, mengatakan Bimtek yang digelar adalah bagian dari  upaya peningkatan mutu Pendidikan lewat jalur non formal.

Kegiatan ini merupakan prioritas pemerintah daerah, didalam upaya mendorong peningkatan SDM di Tojo Una-Una.

Menurut kadis Dikpora, Fungsi Pendidikan Non formal adalah langkah strategis sebagai arternatif dalam meningkatkan IPM, menyikapi banyak masyarakat yang tidak menyelesaikan pendidikan formalnya.

Terkait dengan Pendidikan nonformal, peran tutor sangat penting, seiring sedang gencar-gencarnya menekan angka putus sekolah lewat Pendidikan kesetaraan.

Pada moment itu, Mohamad Fadli  menyentil Kehadiran PJ. sekda Dr Alimudian Mohamad, SE,M.Si dan Wakil Ketua DPRD Tojo Una-Una Rizal N. Panjili, SE, MAP, adalah mantan kadis Dikpora Kabupaten Tojo Una-Una, yang mengetahui persis permasaalahan Pendidikan didaerah.

Oleh karena itu ia sangat yakin kedua pejabat dapat memberi dukungan full dengan upaya yang dilakukan Dinas Dikpora dalam meningkatan kualitas SDM masyarakat di Kabupaten Tojo Una-Una. “Kami berharap kepada pemerintah daerah untuk memberi dukungan   program Pendidikan kesetaraan ini, agar dapat berjalan dengan baik.” Pintanya.

Ia mengatakan tutor, perlu mendapat dukungan  sarana dan prasarana, seperti yang telah diusulkan pada tahun anggaran tahun 2025.  “Keberadaan Tutor adalah pengabdian yang tinggi mengingat peserta didik lewat PKM dan SKB adalah usia dewasa yang membutuhkan kemampuan yang luar biasa, yang perlu didukung oleh sarana dan prasana yang memadai.

Moamada Fadli mengungkap banyak program yang direncanakan, “namun sebaik apapun design program yang kita rencanakan harus mendapat dukungan semua pihak, agar dapat berkelanjutan.” Tandas Kadis Dikpora.  (Sam Asiku)