JURNALPOLRISULTENG.ID – TOUNA, Wakil Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu, SH selaku ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) membuka secara resmi Rapat Koordinasi TKPKD Kabupaten Tojo Una-una. Bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati, Rabu (27/12/2023).

Kegiatan Itu dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Asisten, Kepala BPS, Kepala Perangkat Daerah serta stakeholder terkait lainnya.
Rakor yang dilaksanakan untuk kedua kalinya ini mengangkat tema “Strategi Penurunan Angka Kemiskinan Perdesaan Melalui Optimalisasi Program dan Anggaran Penanggulangan Kemiskinan”.
Kegiatan ini merupakan program kerja pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una bersama pemerintah Kecamatan yang bertujuan untuk berkoordinasi, memantau dan memastikan suatu capaian program seperti program penurunan angka kemiskinan ekstrem.
Rakor ini dilaksanakan sesuai amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 53 Tahun 2020 dan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022.
Wabup Ilham Lawidu mengatakan bahwa kemiskinan hingga kini masih menjadi masalah global, termasuk Indonesia. pentingnya masalah kemiskinan sebagai tantangan besar untuk segera dituntaskan menjadikannya sebagai salah satu target tujuan pembangunan berkelanjutan yang selalu di evaluasi dari waktu ke waktu.
Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem yang mengamanatkan untuk menghapuskan kemiskinan ekstrem dari 4% atau 10.860.000 jiwa pada saat ini menjadi 0% pada tahun 2024.

Sebagai tindak lanjutnya, diterbitkan Keputusan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2022 Tentang Kabupaten/Kota Prioritas Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2022-2024, dan telah menetapkan 212 kabupaten/kota sebagai daerah prioritas percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem dan 302 kabupaten/kota sebagai perluasan kabupaten/kota prioritas percepatan kemiskinan ekstrem tahun 2023-2024.
“Alhamdulillah beberapa waktu lalu kita Kabupaten Tojo Una-Una menerima penghargaan insentif fiskal dari pemerintah pusat sebagai salah satu dari 18 kabupaten dan 7 provinsi yang secara aktif berkomitmen dalam upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di wilayahnya”. Jelas Wabup dengan bangga
Ia juga menambahkan bahwa presentase kemiskinan ekstrem mengalami penurunan dari 5,27% dengan jumlah jiwa 8.220 menjadi 3,42% dengan jumlah jiwa 5.370. indeks kedalaman kemiskinan, indeks keparahan kemiskinan dan inflasi Kabupaten Tojo Una-Una sudah baik.
Wabub menandaskan, upaya untuk mengentaskan kemiskinan tidaklah mudah dan dihadapkan pada berbagai tantangan, diantaranya adalah bagaimana memanfaatkan anggaran yang ada dalam mensinergikan penyelenggaraan program dan kegiatan baik anggaran yang bersumber dari APBN, APBD, APBDes maupun anggaran non-pemerintah lainnya sehingga terintegrasi dan tepat sasaran. (Sam Asiku) sumber Diskominfotouna