Berita

Perintah Bupati Segera Tuntaskan Permasalahan Pasar Sore Dondo

×

Perintah Bupati Segera Tuntaskan Permasalahan Pasar Sore Dondo

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID – TOUNA, Bupati Tojo Una-Una Mohammad Lahay, SE, MM perintahkan kepada  Kadis Kumperindag dan Kasad Pol-PP, segera selesaikan keluhan pedagang  dipasar Sore Dondo.

Penertiban Tim Gabungan

Selasa 10 Oktober 2023 Penertiban itu yang dilakukan  Pemerintah Kecamatan Ratolindo, melibatkan tim gabungan dari Polsek Ampana Kota, Koramil 1307-05/Ratolindo, Sat Pol PP Kabupaten Touna serta Dishub serta Lingkungan Hidup Kabupaten Tojo Una-Una.

Tim gabungan turun melakukan penertiban para penjual yang ada diluar diarea kompleks Pasar Sore Dondo, yang didominasi pedagang Barito dan sayur-sayuran yang bermodal kecil.

Camat Ratolindo Miknaf Hedar mengatakan, penertiban terhadap para pedagang yang menjual di luar area kompleks Pasar Sore Dondo dilakukan, setelah mempertimbangkan beberapa kebijakan daerah.

Sementara beberapa pihak berpendapat, perlu menelusuri kompleksitas sebab akibat  pasar itu tidak tertatah dengan baik.

Banyak kios dan los dalam pasar tidak dimanfaatkan

Sejak pekan yang lalu,  sejumlah pedagang pasar sore Dondo keluhkan masalah mereka pada media ini, bahkan Lurah Dondo Amjan Nusi, S.Ag mendatangi media ini.

Informasi yang diterima, banyak penjual meningggalkan los-los yang ada didalam pasar, memilih jualan diluar pasar sehingga mengakibatkan kesenjangan antar pedagang.

Menurut Mandor Pasar Misno Mointi, ada yang memiliki tempat yang luas didalam pasar, tetapi membangun lapak diluar area pasar.

Jalan lingkar yang menuju belakang Pasar

Pasar ini menurutnya mampu menampung semua penjual yang jualan diluar area pasar. Bahkan menurutnya masih ada lokasi, jika los ini ditambah. Ungkap Misno

Inti awal permasalahan, Keluhan terjadi karena pembeli  hanya sampai  diluar pasar, karena kebutuhan dapur berupa Bawang, Rica, Tomat (Barito) serta  sayuran  sudah bisa dibeli di  sepanjang jalan depan pasar.Namun sudah banyak pedagang yang bermodal besar datang dan membuka lapak diluar areal pasar.

Kondisi itu menurut Muhsin Lahusen, mengakibatkan kesenjangan dan ketidak adilan, mereka yang dalam pasar dikenakan retribusi sedang yang diluar pasar tidak dipungut sama sekali.

Lokasi Los yang siap dibangun

Kesimpulan dari keluhan pedagang pasar sore Dondo, yang berhasil dihimpun media ini.

  1. Adanya kesenjangan antara penjual yang bertahan dalam pasar dan yang berjualan diluar areal pasar.

Penjual didalam pasar dikenakan retribusi sedang yang diluar tidak dipungut sama sekali.

 Resiko penjual dipingir jalan, berahaya adanya arus lalu lintas cukup padat disore hari, juga mempertimbangkan aspek kesehatan, terhadap barang kebutuhan berupa sayuran dan empah yang digelar rentan dengan abu jalanan.

  1. Pedangang minta agar akses jalan lingkar, karena pintu masuk pasar hanya satu arah dari depan saja, dan parkiran kenderaan roda dua dan roda empat agar dibuatkan dibelakang pasar, agar semua pembeli masuk kedalam pasar. ( Jalan itu sudah dirintis tinggal ditingkatkan)
  2. Permintaan agar pelataran pasar dan jalan lingkungan dalam pasar dipasang pavin block agar dapat dimanfaatkan untuk berjualan dan terkesan bersih.
  3. Penertiban bukan saja pada penjual diluar area pasar, namun perlu menertibkan pemilik kios dalam pasar yang meninggalkan tempat itu dan membangun lapak diluar area pasar.  (Ditulis Sam Asiku)