Pemda Bangkep

Perkada IV Bangkep Disahkan, Santunan Duka Peserta BPJS Ketenagakerjaan Segera Direalisasikan

731
×

Perkada IV Bangkep Disahkan, Santunan Duka Peserta BPJS Ketenagakerjaan Segera Direalisasikan

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID, SALAKAN – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) memutuskan untuk membiayai langsung program perlindungan ketenagakerjaan bagi masyarakat Bangkep yang telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan selama dua tahun.

Penjabat Sekda Bangkep, Suripto Nurdin, S.Sos. (Foto VR)

Keputusan ini berkaitan dengan data masyarakat miskin Bangkep, di mana hingga kini baru Kecamatan Liang yang melaporkan jumlahnya, yakni sebanyak 95 jiwa. Menyikapi hal tersebut, Bupati Bangkep Rusli Moidady, ST., MT., bersama Wakil Bupati Serfi Kambey, merencanakan pertemuan langsung dengan warga di Desa Liang.

Penjabat Sekda Bangkep, Suripto Nurdin, S.Sos., kepada media Jurnal Polri di kediaman Bupati, menyampaikan bahwa pada hari ini, Selasa, 29 April 2025, direncanakan akan dilaksanakan sosialisasi terkait program perlindungan keselamatan kerja.

Program ini merupakan bagian dari visi-misi “Bangkep Berkah” yang menjadi program unggulan Pemerintah Daerah di bawah kepemimpinan Rusli–Serfi.

Menurut Suripto, seluruh program yang telah dipersiapkan akan mulai dijalankan segera setelah Perkada IV disahkan. Ia juga menegaskan komitmen Pemda Bangkep untuk memberikan perlindungan sosial ketenagakerjaan yang layak bagi seluruh masyarakat kurang mampu di daerah ini.

“Jika ada masyarakat yang mengalami kecelakaan kerja hingga meninggal dunia, ahli waris akan menerima santunan duka sebesar Rp42 juta,” jelas Suripto.

Selain itu, bagi keluarga miskin yang telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan minimal dua tahun, dua orang anak mereka yang masih mengenyam pendidikan akan dibiayai hingga ke jenjang perguruan tinggi oleh Pemda.

“Jika terjadi kecelakaan kerja ringan, seluruh biaya perawatan akan ditanggung oleh Pemda,” tambahnya.

Program ini bertujuan memberikan jaminan sosial bagi seluruh masyarakat Bangkep, khususnya pekerja di sektor formal dan informal. Sasaran utama program mencakup petani, tenaga honorer, pengemudi bentor, ojek, nelayan, serta pengurus gereja dan masjid yang aktif bekerja.

Sosialisasi awalnya dijadwalkan berlangsung hari ini di Kecamatan Liang. Namun, karena Bupati sedang menghadiri kegiatan pariwisata Asia di Bali, pelaksanaannya akan dijadwalkan ulang setelah beliau kembali ke daerah, tutup Suripto.