KABUPATEN TOJO UNA-UNA

Perkuat Pondasi Rumah Tangga, Kemenag Tojo Una-Una Canangkan Program Ketahanan Ekonomi Keluarga di Ampana Tete

×

Perkuat Pondasi Rumah Tangga, Kemenag Tojo Una-Una Canangkan Program Ketahanan Ekonomi Keluarga di Ampana Tete

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID, TOJO UNA-UNA — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tojo Una-Una, H. Muh. Syahruddin, S.Ag., M.M., secara resmi mencanangkan kegiatan Peningkatan Ketahanan Ekonomi Keluarga Menuju Keluarga Sakinah, Mawaddah, Warahmah. Acara yang diinisiasi oleh KUA Kecamatan Ampana Tete ini berlangsung khidmat di Aula KUA Ampana Tete pada Senin, 12 Oktober 2026.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WITA tersebut dihadiri oleh berbagai elemen penting, mulai dari Kepala Cabang Bank Syariah Indonesia (BSI), Ketua BAZNAS Kabupaten Tojo Una-Una, Seksi Bimas Islam, Kepala KUA Ampana Tete Amson Patanda, PC Fatayat NU, pengurus majelis taklim, takmir masjid, penyuluh agama, hingga pasangan pengantin baru beserta keluarga.

Dalam sambutannya, H. Muh. Syahruddin menegaskan, ketahanan ekonomi merupakan pilar krusial dalam membangun keharmonisan rumah tangga. Ia mengingatkan bahwa keluarga sakinah tidak hanya berdiri di atas cinta dan kasih sayang, tetapi juga membutuhkan tanggung jawab besar, komunikasi yang sehat, serta manajemen keuangan yang bijaksana berdasarkan prinsip syariah.

Secara khusus, Kepala Kemenag menitipkan pesan kepada para pengantin baru agar menjadikan pernikahan sebagai momentum untuk membangun kehidupan yang dilandasi keimanan, keterbukaan, dan kesederhanaan. Sementara itu, organisasi keagamaan seperti Fatayat NU, majelis taklim, takmir masjid, dan penyuluh agama diajak untuk menjadi mitra strategis dalam memperkuat pembinaan keluarga di masyarakat.

Sinergi lintas lembaga juga menjadi sorotan utama dalam pencanangan ini. H. Muh. Syahruddin berharap BSI dapat mengambil peran dalam edukasi keuangan syariah, sedangkan BAZNAS bergerak menyokong pemberdayaan ekonomi umat. KUA bersama para penyuluh agama diamanahkan untuk mengawal agar program pembinaan ini berjalan secara berkelanjutan.

Melalui langkah ini, Kemenag Tojo Una-Una berkomitmen mengubah paradigma KUA. Institusi ini diharapkan tidak lagi sekadar menjadi tempat pelayanan administrasi pernikahan, melainkan bertransformasi menjadi pusat pembinaan keluarga yang mampu melahirkan masyarakat yang mandiri secara ekonomi, kokoh dalam iman, serta harmonis dalam kehidupan.(H. Sam Asiku)