JURNALPOLRISULTENG.ID – LUWUK, Pengelolaan Pemerintah daerah tak hanya pada berada dalam kebijakan pasangan Bupati dan wakil bupati, namun Pimpinan OPD sebagai perpanjangan tangan pimpinan, harus mampu membuat terobosan sebagai kontribusi mendukung Visi Misi Pemda Tojo Una Una yang diharapkan menyentuh masyarakat akar rumput.
Dijelaskan Kadis PMD Tojo Una Una Dr. Alimudin Mohamad, SE, M.Si Langkah strategi dilakukannya untuk studi konforatip atau study banding, ke kabupaten Banggai untuk penguatan Usaha Milik Desa di kabupaten Tojo Una Una, yang memiliki peluang jika melihat relevansi dengan kondisi tempat peninjauannya. pada hari Jumat 18 Juli 2025.

Foto Istimewa
Ia menyatakan ketertarikannya terhadap pengelolaan usaha desa yang menonjol dibidang perkebunan yang dikolaborasikan dengan sektor parawawisata. Adalah sepotong anugerah terhadap kabupaten yang berlambang Burung Maleo.
Patut diseterakan sebagai desa agrobisnis jika melihat keberhasilan mereka terlihat nyata, dengan peluang sumber daya alam yang diolah menjadi hasil sebagai kontribusi BumDes dalam pemberdayaan desa dan masyarakat yang realisasi terlihat jelas.” Ucap DR. Alimudin Senin 21 Juli 2025.
Dikatakan Dr. Laimudin Mohamad, hasil peninjauan pada study tiru itu, akan dipadukan pada program dinas bahkan antar lintas OPD. “Pada hakekatnya bertujuan melibatkan masyarakat melalui usaha yang dikelolah desa, jika menilik kondisi kewilayahan kita sangat mendukung”Ujarnya

Foto Istimewa
“Tak harus jauh kami melalangbuana untuk untuk melakukan studi tiru guna penguatan program pemberdayaan.”
Mengawali percakapan dengan media ini di teras Kantor Bupati, adalah Prinsip kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tojo Una-Una Dr. Alimudin Mohamad, SE, M.Si yang melakukan studi banding program BUMDes di Kabupaten Banggai, pada Jumat, 18 Juli 2025.
Kunjungan yang menyasar satu BUMDes Unggulan desa Lenyek Kecamatan Luwuk Utara yang diberi nama BUMDes Lembu Ageng. BumDes itu terus berkembang setelah menerima intervensi dari Pemerintah Kabupaten Banggai.
Diungkap Opal sapaan Akrab sang doktor atas Kedatangan rombongannya mendapat sambutan hangat dari Pemda Banggai, melalui Kadis Pemberdayaan DMPD Banggai Plt. Kepala DPMD Kabupaten Banggai HASAN BASWAN DG. MASIKKI, S.STP., M.Si.
Kepala Bidang Pemberdayaan PMD Banggai Anto Sangkota mendampingi kami melihat langsung aktivitas budidaya buah Naga, proses jual beli hasil panen, serta pengembangan potensi pariwisata desa.
Dalam perjalanan pulang, Anto Sankota menjelaskan, hingga 30 Juni 2025, BUMDes Lembu Ageng berhasil mencatat laba usaha sebesar Rp40.138.562.
Laba itu berasal dari modal usaha senilai Rp245.150.050 yang di peroleh melalui APBDes dan dukungan Pemda Banggai.Dimana pemerintah Banggaitelah menginvestasi sebanyak 86 BUMDes dengan total anggaran sebesar Rp9,2 miliar.
Untuk BUMDes Lembu Ageng mengelola berbagai sektor strategis seperti pertanian, perikanan, pariwisata, kios pupuk dan obat-obatan pertanian, serta jasa keuangan melalui kemitraan dengan BRI.
Bupati Banggai H. Amirudin Tamoreka, guna memperkuat ekonomian desa menggulirkan program unggulan berupa penguatan BUMDes melalui bantuan dana sebesar Rp500 juta per desa. Program ini berhasil menggerakkan kembali roda perekonomian desa dan mendorong kemandirian BUMDes, sehingga banyak daerah menjadikannya sebagai rujukan.Tandas Anto Sangkota. (Sam Asiku)