JURNALPOLRISULTENG.ID – AMPANA, Seminggu setelah lebaran Idulfitri 1445 H, masyarakat Kelurahan desa Dondo Barat dan Kelurahan Muara Toba, kecamatan Ratolindo Tojo Ua-Una, mengelar Lebaran Ketupat yang merupakan rangkaian Hari Raya Idul Fitri 1445 H. Rabu Malam (17/04/2024)

Kegiatan itu dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tojo Una-Una Dr. Hj. Sovianur Kure, SE, M.Si.
Tradisi lebaran ketupat menyedot perhatian pengunjung, dimanan sekitar enampuluan stand berhias janur, menyajikan kuliner dari berbagai menu makanan yang mengundang selera, menyambut kunjungan tamu lokal maupun dari daerah tetangga.

Disimpang empat perbatasan Kelurahan Dondo Barat dan kelurahan Muara Toba, yang dikenal sebagai kompleks kayu kelor, berdiri panggung hiburan, yang diinisiasi tokoh pemuda dan masyarakat setempat.
Suasana meriah seakan menelan dinamika rutinitas kehiduan masyarakat, diantara gemerlap lampu beraneka warna, merubah penampilan situasi dengan adanya kepadatan pengunjung.
Diperoleh keterangan dari beberapa sumber, rangkaian kegiatan hari Raya Idul Fitri itu, telah disiapkan masyarakat dua Kelurahan itu sejak awal bulan Ramadhan.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya pemasangan lampu hias dipasang setelah mendekati lebaran, atau masyarakat setempat menyebut malam pasang lampu.
Perubahan spektakuler terlihat, dari penataan gafura beberapa ruas jalan utama dua kelurahan itu sudah terlihat korlap kerlip ornamen lampu yang beraneka warna, sejak awal bulan Ramadhan.
Dapat dimaknai, Kegiatan yang digagas masyarakat dua kelurahan itu merupakan wahana silaturahim untuk bermaaf-mafan masih dalam suasana lebaran.

Pengamatan media ini, peningkatan kegiatan dari tahun ketahun perayaan tradisi lebaran Ketupat yang merupakan wisata religius, semakin menarik animo masyarat lokal maupun dari luar daerah, patut dijadikan ivent tahunan oleh pemerintah daerah, untuk menunjang Kota Ampana sebagai pintu gerbang destinasi wisata Kepulauan Togean yang sudah dikenal hingga kemanca negara.
Dimana kehadiran Sekda Malam ini adalah pertanda, bentuk perhatian pemerintah yang perlu ditindak lanjuti oleh dinas terkait. (Sam Asiku)