JURNALPOLRISULTENG.ID, PALU – Dikutip dari Info Palu, Sabtu 18 Juli 2026, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) resmi mendapatkan kuota bantuan 5.977 unit rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) pada tahun 2026. Alokasi ini menjadi bagian strategis dari menyukseskan Program Nasional Tiga Juta Rumah Layak Huni yang digulirkan oleh pemerintah pusat.
Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkintam) Sulteng, Dr. Akris Fatta Yunus, menjelaskan bahwa program perbaikan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ini berjalan beriringan dengan program unggulan daerah, yaitu BERANI Bedah Rumah.
Berikut adalah poin-poin utama pelaksanaan program tersebut:
Fokus Sasaran Kemiskinan Ekstrem
Kriteria Penerima: Masyarakat miskin kategori Desil 1, 2, 3, dan 4.
Basis Data: Mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Langkah Percepatan: Pemprov Sulteng bersama Kementerian terkait mempercepat input data By Name By Address (BNBA) RTLH ke aplikasi My PKP.
Inovasi Sosial “BERANI MOSIBAGI”
Untuk melengkapi program fisik, Dinas Perkintam Sulteng menginisiasi gerakan sosial bertajuk “BERANI MOSIBAGI”. Gerakan ini mengajak warga yang berkecukupan untuk menyumbangkan perabotan rumah tangga bekas layak pakai (seperti kasur, sofa, lemari, dan meja) agar rumah yang selesai dibedah bisa langsung dihuni dengan layak.(H.Sam Asiku)