PEMDA TOJO UNA-UNA

Tiga Statemen Penting Pasca Musorkab Ke IV Koni Tojo Una Una Tahun 2025

612
×

Tiga Statemen Penting Pasca Musorkab Ke IV Koni Tojo Una Una Tahun 2025

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID – TOJO UNA UNA, Prestasi olahraga tidak lahir secara instan, namun hasil dari proses panjang yang terencana, terukur dan didukung oleh organisasi yang kuat dan solid.”ucap bupati saat beri sambutan pada Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Ke-VI Koni Tojo Una Una TAHUN 2025, di Hotel Lawaka, 21 Desember 2025.

Bupati memadang Tema kegiatan “menata organisasi menguatkan komitmen menuju Tojo Una Una meraih prestasi olahraga” sangat relevan dengan tantangan pembinaan olahraga saat ini dan di masa mendatang.

Ia mengurai bahwa menata organisasi berarti memperkuat struktur, tata kelola, transparansi dan akuntabilitas organisasi koni serta cabang-cabang olahraga agar lebih profesional dan berdaya saing.

Sedang menguatkan komitmen berarti meneguhkan tekad bersama antara pengurus, pelatih, atlet, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk memajukan olahraga daerah secara berkelanjutan.

“Prestasi olahraga tidak lahir secara instan, namun merupakan hasil dari proses panjang yang terencana, terukur dan didukung oleh organisasi yang kuat dan solid.”ucap bupati.

Menurut bupati   Musorkab adalah wahana untuk  melakukan refleksi terhadap kinerja organisasi, sekaligus merumuskan program kerja yang realistis dan berorientasi pada prestasi.

Bupati mengungkap, Pemerintah daerah memandang olahraga bukan hanya sebagai aktivitas fisik, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter, disiplin, sportivitas dan pemersatu masyarakat.Tegas bupati.

Sejalan dengan ungkapnya, Pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan dukungan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, baik dalam bentuk kebijakan, fasilitasi, maupun pengembangan sarana dan prasarana olahraga.

Dibalik pernyataan itu, bupati menekankan bahwa  keberhasilan pembinaan olahraga tidak hanya bergantung pada pemerintah, melainkan memerlukan peran aktif koni, cabang olahraga, dunia usaha serta masyarakat.

Masih dalam sambutannya bupati menyampaikan, Musyawarah olahraga kabupaten menjadi forum demokratis untuk memilih dan menetapkan kepemimpinan Koni ke depan yang mampu merangkul semua pihak dan bekerja dengan penuh integritas.

“saya mengharapkan proses musyawarah dapat berlangsung secara jujur, transparan dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas serta etika organisasi. Tegas bupati.

Hasil keputusan Musorkab hendaknya dijadikan pedoman bersama dalam menyusun langkah strategis pembinaan atlet, peningkatan kualitas pelatih dan penguatan manajemen organisasi.

Bupati mengingatkan, tuntutan kedepan agar  lebih siap menghadapi berbagai event olahraga, baik di tingkat provinsi, nasional, maupun event-event lainnya yang menjadi ajang pengukur prestasi.

”Menjadi prioritas bersama adalah, perencanaan yang matang, pembinaan berjenjang dan pemanfaatan potensi atlet muda daerah.” Tandas Bupati

Pasca pelaksaan Musorkab Ada tiga statemen menarik soal Musros dan kepengurusan Koni serta 29 cabang olah raga yang terdaftar di Koni Tojo Una Una.

Ketua bidang Hukum Koni Tojo Una Una, Moh Natsir Said, SH, MH, menegaskan Musorkab Ke-VI Koni Tojo Una Una tahun 2025 terselenggara dengan baik dan demokratis.

Dari aspek hukum sangat legitimate. Karena didukung mayoritas cabang olah raga.” Artinya AD/ART terpenuhi dan kapabel.” Tegasnya

Sementara Pernyataan Ilham Lawidu, SH terpilih sebagai ketua Koni, bertekad tidak akan menyalagunakan kepercayaan hasil Musorkab Koni 2025. “Kami akan berusaha  kepengurusan Koni dan seluruh Cabor lebih baik lagi. “Terget kami adalah prestasi” Ujar singkat

Sedang Wakil Bupati Tojo Una Una Hj. Surya, S.Sos,M.Si, menyatakan dengan terpilihnya Ilham Lawidu sebagai  ketua,  sebagai pertanda Koni kedepan semakin maju, “saya optimis dan target kami adalah  kemenangan, tentu akan dibarengi dengan usaha dan kerja keras, agar cabor-cabor akan membawa prestasi gemilang” Tandas Wabub (Sam Asiku)