JURNALPOLRISULTENG.ID, Banggai Laut
– Sebuah kapal kargo bernama KM Mutia, dengan bobot 29 Gross Ton (GT), ditemukan dalam kondisi terbalik dan nyaris tenggelam (sekitar 90% tenggelam) di perairan Kecamatan Bokan, Kabupaten Banggai Laut. Penemuan kapal ini terjadi pada Minggu sore, 20 Juni 2025, di sekitar Pulau Bagi. Hingga berita ini diturunkan, tidak ditemukan kru maupun awak kapal di lokasi kejadian.
Informasi mengenai KM Mutia pertama kali mencuat setelah viral di media sosial Facebook. Menanggapi hal tersebut, Brigadir Muh. Akbar dari Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Banggai Kepulauan segera melakukan konfirmasi.
“Kami telah mengonfirmasi penemuan kapal ini kepada Kepala Desa Kaukes, Kecamatan Bokan Kepulauan, Bapak Marwan Lajaya. Beliau membenarkan bahwa kapal ditemukan dalam kondisi terbalik dan tanpa awak,” ujar Brigadir Muh. Akbar saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan, penemuan kapal tersebut masih menjadi tanda tanya. Hingga kini, belum ada laporan resmi terkait kecelakaan laut (laka laut) ataupun kehilangan kapal di wilayah perairan tersebut. Saat ini, Sat Polairud Polres Banggai Kepulauan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banggai Laut tengah melakukan penelusuran untuk mengungkap kronologi kejadian dan mengumpulkan informasi tambahan.
“Saat ini fokus kami adalah menyelidiki apakah ini merupakan murni kecelakaan laut atau kapal tersebut memang sudah rusak dan sengaja ditinggalkan,” jelas Brigadir Muh. Akbar.
Sementara itu, BPBD Banggai Laut juga telah mengimbau kepada masyarakat, khususnya di sekitar wilayah Taliabu, yang memiliki informasi terkait insiden ini atau mengetahui adanya kehilangan kapal, agar segera berkoordinasi dengan pihak BPBD Banggai Laut. Hingga kini, belum ada laporan resmi yang masuk ke tim SAR terkait kejadian tersebut. (VR)