JPS, TOJO UNA UNA – Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una dibawah kepemimpinan bupati Ilham Lawidu, SH terus berkomitmen memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di sektor sarana transportasi, penyediaan jaringan air tanah, serta fasilitas sanitasi. Langkah ini diwujudkan melalui kolaborasi program yang solid antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Pada tahun ini dinas PUPR Tojo Una Una telah merealisasikan dana DAK untuk pembenahan jalan dataran Bulan Mpoa yang menjadi keluhan masyarakat.
Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tojo Una-Una, Moh. Aspan Supu, SST, MT, pada Jumat 6 Nopember 2026. Menurutnya, sinergi lintas sektor ini merupakan kunci percepatan pembangunan infrastruktur penunjang ekonomi masyarakat di tingkat bawah.
Fokus Irigasi dan Air Tanah: Kucuran Dana untuk dua Kecamatan
Di sektor ketahanan pangan dan pengairan, Dinas PUPR Tojo Una Una menggandeng Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III untuk merealisasikan tiga kegiatan utama.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) PUPR Tojo Una Una, Faisal Kaseng, ST, merincikan, salah satu fokus saat ini adalah pembangunan Jaringan Irigasi air permukaan di Mpoa Kecamatan Ampana dan 2 titik jaringan Irigasi Tingkat Usaha Tani (JIAD) untuk irigasi permukaan di dua titik strategis realisasi usulan tahun anggaran tahun 2025.
“Ada tiga kegiatan JIAD yang masing-masing bernilai sekitar Rp2 miliar lebih. Lokasinya terletak di Desa Sumoli, Kecamatan Ratolindo, serta wilayah Kelurahan Ampana dan Labiabae di Kecamatan Ampana Kota,” jelas Faisal. Pengelolaan anggaran dalam kewenangan Balai Sungai Sulawesi III Sulawesi Tengah.
Selain proyek JIAD senilai total Rp 3 miliar tersebut, saat ini pihak dinas juga tengah menangani proyek Irigasi Mpoa dan Irigasi Balingara dengan alokasi anggaran sekitar Rp3 miliar.
Untuk memberdayakan petani lokal, dijalankan pula program P3-TGAI (P33I) berbasis swakelola. Saat ini sudah terbentuk 4 kelompok tani yang masing-masing mendapatkan kucuran bantuan senilai Rp200 juta untuk pengelolaan air irigasi secara mandiri.
Dinas PUPR Tojo Una Una Ajukan 21 Paket ke BWS Sulawesi III untuk Anggaran 2027
Menatap tahun mendatang, Bidang SDA PUPR Tojo Una Una bergerak cepat dengan mengajukan usulan jangka panjang guna memastikan keberlanjutan pembangunan. Sebanyak 21 paket usulan telah disorongkan ke BWS Sulawesi III untuk tahun anggaran 2027.
“Tahun ini kami mengusulkan 21 paket ke Balai Sungai Sulawesi III untuk anggaran tahun 2027. Di antaranya mencakup usulan Rp25 miliar untuk irigasi permukaan yang tersebar di wilayah Kecamatan Ampana Tete dan Kecamatan Ratolindo,” tambah Faisal Kaseng.

Sanitasi Mandiri di Dua Desa Capai Progres 50 Persen
Tidak hanya fokus pada sektor pertanian, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di bidang kesehatan lingkungan juga berjalan beriringan. Bidang Cipta Karya dan Penataan Ruang tengah memprioritaskan penyediaan fasilitas sanitasi berbasis masyarakat.
Hal ini dikuatkan pernyataan Kepala Bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Mohammad Revandria, ST, menjelaskan, program sanitasi swadaya ini menyasar puluhan kepala keluarga (KK) yang membutuhkan.
“Program yang sementara berjalan saat ini adalah sanitasi yang langsung dikelola oleh masyarakat di dua desa, yaitu Desa Sukamanu dan Desa Balingara. Program ini menyasar 50 Kepala Keluarga dengan alokasi dana sebesar Rp15 juta per KK,” urai Revandria.
Pihaknya optimistis proyek peningkatan kualitas hidup warga ini dapat selesai tepat waktu sebelum pergantian tahun. “Realisasi pekerjaan fisik di lapangan hingga saat ini sudah mencapai lebih dari 50 persen. Kami menargetkan pada akhir tahun ini semua pekerjaan sudah rampung 100 persen,” pungkasnya.
Melalui penyediaan air bersih, jaringan irigasi yang andal, serta sanitasi yang layak, Pemda Tojo Una-Una berharap dapat mendongkrak produktivitas sektor pertanian sekaligus menciptakan lingkungan desa yang lebih sehat dan produktif. (JPS)
