JP-SULTENG.ID, BANGGAI – Irfan Bungaadjim, S.H., bersama jajaran Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk periode 2026–2030 resmi dikukuhkan oleh Rektor Unismuh Luwuk, Dr. Sutrisno K. Djawa, S.E., M.M., Jumat (6/11/2026).
Prosesi pengukuhan berlangsung di Ruang Ahmad Dahlan Pascasarjana Unismuh Luwuk.
Dalam sambutannya, Rektor Unismuh Luwuk menegaskan bahwa IKA harus menjadi jembatan untuk membawa Unismuh Luwuk semakin besar dan berkembang.
“IKA harus jadi jembatan untuk kebesaran Unismuh Luwuk. Saya menyambut dengan optimistis kehadiran IKA di bawah kepemimpinan Irfan Bungaadjim. IKA akan besar membawa panji-panji Unismuh Luwuk dan Muhammadiyah,” tegas Rektor di hadapan para pengurus IKA Unismuh Luwuk.
Sementara itu, dalam sambutan perdananya setelah dikukuhkan, Irfan menegaskan komitmennya untuk menjadikan IKA sebagai rumah besar dan rumah bersama seluruh alumni. Lebih dari itu, organisasi tersebut diharapkan menjadi kekuatan strategis dalam mendorong kemajuan sekaligus membesarkan almamater.
Irfan mengakui, selama ini organisasi alumni belum berjalan secara optimal. Oleh karena itu, kepengurusan baru dituntut mampu membangun kembali soliditas, memperkuat jejaring alumni, serta menghadirkan program kerja yang konkret dan berkelanjutan.
Dengan kekuatan 46 pengurus, enam Wakil Ketua Umum, serta 16 departemen atau bidang, IKA Unismuh Luwuk diharapkan tidak hanya menjadi organisasi yang aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi juga mampu bergerak secara nyata dan memberikan kontribusi bagi kemajuan kampus.
Ia juga menekankan pentingnya membangun rasa bangga sekaligus meningkatkan posisi tawar alumni. Menurutnya, seluruh alumni, tanpa membedakan latar belakang fakultas maupun profesi, harus memiliki semangat yang sama dalam menjaga nama baik dan membesarkan Unismuh Luwuk.
Sejumlah program prioritas pun telah disiapkan. Di antaranya kegiatan seni dan olahraga, penyelenggaraan turnamen alumni tahunan, sosialisasi ke sekolah-sekolah, hingga membangun kemitraan dengan pemerintah daerah dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Selain itu, IKA akan segera menggelar rapat kerja untuk menetapkan program-program prioritas, melakukan konsolidasi organisasi, serta membangun kemandirian agar ke depan tidak terus bergantung pada dukungan pendanaan universitas.
Menurut Irfan, keberhasilan sebuah organisasi tidak ditentukan oleh besarnya struktur kepengurusan, melainkan oleh komitmen, loyalitas, dan kerja nyata dari setiap pengurus.
“Jangan sampai IKA hanya semangat seremonial. Kalau hari ini sudah bisa dilakukan, jangan menunggu empat tahun. Tahun depan pun kita harus sudah menunjukkan hasil,” tegasnya.
Ia pun menyatakan optimistis bahwa melalui kebersamaan, soliditas, dan kolaborasi seluruh alumni bersama civitas akademika, IKA Unismuh Luwuk mampu tumbuh menjadi kekuatan besar yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan universitas.
Pengukuhan tersebut turut dihadiri Wakil Rektor I Dr. Agung K. Djibran, Wakil Rektor III Dr. Kisman Karinda, serta sejumlah dekan di lingkungan Unismuh Luwuk. (*)
