KABUPATEN TOJO UNA-UNA

Turun Lapangan, Bupati Tojo Una-Una Pastikan Lokasi Pembangunan Pelabuhan Multifungsi Lebiti

304
×

Turun Lapangan, Bupati Tojo Una-Una Pastikan Lokasi Pembangunan Pelabuhan Multifungsi Lebiti

Sebarkan artikel ini

JURNALPORLISULTENG.ID, TOJO UNA UNA – Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una bergerak cepat mematangkan rencana pembangunan Pelabuhan Lebiti di kawasan Kepulauan Togean. Langkah ini dilakukan guna mengoptimalkan rute kapal perintis serta meningkatkan mobilitas dan konektivitas masyarakat kepulauan.

Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, memimpin langsung peninjauan lapangan pada Kamis, 25 Juni 2026. Kunjungan kerja tersebut  bertujuan untuk mencocokkan perencanaan tata ruang daerah dengan kondisi riil di masyarakat, sekaligus memastikan percepatan pemerataan infrastruktur pasca restrukturisasi perangkat daerah.

“Peninjauan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk pengawasan melekat agar anggaran daerah benar-benar memberikan dampak nyata. Setiap masukan dari warga akan langsung dievaluasi bersama dinas terkait,” tegas Ilham Lawidu.

Selain fokus pada pelabuhan, bupati juga meninjau akselerasi infrastruktur jalan antar-kecamatan serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Di antaranya adalah pengecekan titik sumber air bersih layak konsumsi di wilayah pesisir serta memastikan fasilitas kesehatan dan pendidikan dapat diakses tanpa hambatan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tojo Una-Una, Arman K. Tambilalo, menjelaskan bahwa Pelabuhan Lebiti dirancang sebagai pelabuhan multifungsi yang terintegrasi dengan pelayanan Pelabuhan Ferry. Kehadiran pelabuhan ini sangat strategis untuk mendukung sektor pariwisata dan memacu pertumbuhan ekonomi lokal.

“Pembangunan Pelabuhan Lebiti merupakan kebutuhan strategis untuk konektivitas wilayah kepulauan. Namun, rencana ini tetap tunduk pada ketentuan yang berlaku dan sangat memperhatikan aspek konservasi kawasan,” ujar Arman.

Ia menambahkan, sebelum pembangunan fisik dilanjutkan, pemerintah daerah wajib melengkapi sejumlah persyaratan administrasi dan teknis. Dokumen yang diperlukan meliputi proposal kerja sama, Survey Investigation Design (SID), dokumen lingkungan, peta citra satelit terbaru, serta data pendukung terkait aspek konservasi.

Rencana pembangunan ini menjadi titik balik penting bagi Pelabuhan Lebiti yang sebelumnya sempat menyandang status mangkrak. Saat ini, pelabuhan tersebut telah mengantongi kepastian hukum setelah asetnya resmi bersertifikat dari Kantor Pertanahan Kabupaten Tojo Una-Una. Selama ini, lokasi tersebut juga aktif digunakan sebagai titik transit penyeberangan perahu tradisional.

Turut mendampingi Bupati dalam survei lokasi tersebut, Kepala Balai Taman Nasional Kepulauan Togean (BTNKT) Askhari Dg. Masikki, dan Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Ampana Rahmat Firmansyah.(H.Sam Asiku) Sumber : Arlinda, S. Sos