JURNALPOLRISULTENG.ID, Ombuli – Seorang nelayan asal Desa Ombuli, Kecamatan Bulagi Utara, Kabupaten Banggai Kepulauan, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengapung di perairan pesisir Ombuli pada Senin pagi pukul 11.15 WITA (30/6/2025).
Penemuan berawal saat seorang nelayan bernama Iskandar (34) sedang melaut di sekitar perairan desa tersebut. Dari kejauhan, ia melihat sebuah benda mencurigakan yang mengapung di permukaan air. Setelah diamati lebih lanjut, Iskandar menduga bahwa itu adalah tubuh manusia. Ia pun segera kembali ke darat untuk memanggil rekan-rekan sesama nelayan guna memastikan temuan tersebut.
Setelah dilakukan pengecekan bersama, para nelayan memastikan bahwa yang ditemukan memang jasad seorang manusia. Penemuan ini kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banggai Kepulauan, Saprin K. Pitter, S.STP., M.Si., melalui Kepala Seksi Kedaruratan, Muh. Rivai Nurdin, S.H., membenarkan adanya laporan tersebut. Tim BPBD bersama unsur SAR gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, dan warga sekitar segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi.
“Setelah menerima laporan dari masyarakat, tim kami langsung menuju titik koordinat yang diinformasikan. Evakuasi berlangsung sekitar satu jam karena terkendala kondisi cuaca yang saat itu sedang hujan,” jelas Kasie Kedaruratan BPBD.
Jasad korban kemudian dievakuasi menggunakan mobil double cabin milik BPBD Banggai Kepulauan dan dibawa ke RSUD Trikora Salakan untuk proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pihak kepolisian berhasil mengidentifikasi jasad korban sebagai Muhammad Ibnu Amrullah (28), seorang nelayan asal Desa Dongin, Kecamatan Toili Barat, yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya lima hari lalu. Identitas korban diketahui dari pakaian yang dikenakannya.
BPBD Banggai Kepulauan mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada saat beraktivitas di laut dan segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan kejadian serupa di wilayah perairan Banggai Kepulauan. (VR)