JURNALPOLRISULTENG.ID – TOJO UAN UNA, Rilis Direktur Toloka Abd. Haris Balango, disapa Ais, akan mengelar Focus Group Discussion (FGD) terkait Konflik sumberdaya alam yang mengemuka di kawasan Teluk Tomini-Togean akhir-akhir ini menjadi masalah yang cukup serius di hadapi oleh masyarakat. FGD Direncanakan akan dilaksanakan Rabu, 21 Januari 2026 di Café Pondok Kalero.

Direktur Yayasan Toloka Abd. Haris Balango
Yayasan Toloka, yang merupakan organisasi yang eksis melakukan pendampingan masyarakat, melihat bahwa pentingnya untuk memperkuat pengetahuan masyarakat dengan memfasilitasi pendidikan dan diskusi rutin, agar kedepanya proses advokasi dapat berjalan sesuai harapan dan memiliki kemandirian sesuai tahapan – tahapanya.
Pada rilis itu Ais mengurai bahwa, FGD ini dengan sengaja dibuat guna mendorong partisipasi generasi nelayan pesisir dalam rangka menggali perpektif serta memunculkan gagasan-gagasan baru yang erat kaitannya dengan kondisi obyektif akibat dari dampak kerusakan ekosistem lingkungan dengan rencana hadirnya industri ekstraktif.
Maksud dan Tujuan FGD untuk keadilan ekologi masyarakat nelayan pesisir teluk Tomini dan hak asasi manusia (HAM) adalah mendorong partisipan untuk memahami dan memperjuangkan hak-hak masyarakat yang terkena dampak lingkungan serta untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya keadilan ekologi dan hak asasi manusia yakni berupa :
- Menganalisis dampak lingkungan terhadap hak asasi manusia untuk memahami bagaimana perubahan lingkungan dapat mempengaruhi hak asasi manusia
- Memperjuangkan keadilan ekologi bagi masyarakat nelayan pesisir yang terkena dampak lingkungan, termasuk masyarakat adat, perempuan, dan kelompok rentan lainnya.
- Meningkatkan kesadaran tentang hak asasi manusia dan lingkungan guna meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya hak asasi manusia dan lingkungan, serta peran individu dan komunitas dalam memperjuangkan keadilan ekologi
- Mengidentifikasi solusi yang dapat membantu meningkatkan keadilan ekologi, kebijakan lingkungan, pendidikan lingkungan, dan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan lingkungan.
- Untuk membangun kerja sama dan solidaritas antara masyarakat, organisasi, dan pemerintah untuk memperjuangkan keadilan ekologi dan hak asasi manusia.
Target Yang Ingin Dicapai Adapun target yang ingin dicapai dalam pelaksanaan kegiatan ini yakni ;
- Meningkatkan kesadaran pemuda tentang pentingnya keadilan ekologi dan HAM, serta dampak lingkungan terhadap hak asasi manusia.
- Memperjuangkan keadilan ekologi bagi masyarakat yang terkena dampak lingkungan, termasuk masyarakat adat, perempuan, dan kelompok rentan lainnya.
- Membangun kerjasam anatar masyarakat, organisasi, dan pemerintah untuk memperjuan keadilan ekologi dan HAM.
- Meningkatkan pendidikan lingkungan dan kesadaran tentang pentingnya keadilan ekologi dan hak asasi manusia (HAM).
- Meningkatkan keberlanjutan lingkungan dan HAM untuk generasi mendatang.
Saran startegis
- Mendorong partisipasi nelayan di pesisir teluk tomini dengan memanfaatkan momentum diskusi refleksi mengambil peran dalam rangka mengelola gagasan dan idea yang terarah dan lebih berkwalitas dan terintegrasi
- Mengajak keterlibatan para pihak NGO lokal, mahasiswa, aktifis gerakan lingkungan dan HAM serta politisi secara kolektif mengisi diskusi akhir tahun ini
- Merumuskan agenda bersama yang partisipatif pengelolaaan lingkungan hidup berbasis keadilan ekologi dan sosial ekonomi yang berkelanjutan
- Mendorong model strategi advokasi dan kampanye berbasis ekologi dan keadilan sosial ekonomi di pesisir teluk tomini.