Polres Bangkep

Pelaku Penikaman di Kelurahan Sabang Bulagi Utara, Ditangkap Tim Gabungan Polres Bangkep

847
×

Pelaku Penikaman di Kelurahan Sabang Bulagi Utara, Ditangkap Tim Gabungan Polres Bangkep

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID, Sabang – Tim gabungan dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Banggai Kepulauan bersama Polsek Bulagi berhasil menangkap pelaku penikaman yang terjadi di Kelurahan Sabang, Kecamatan Bulagi Utara, Kamis (8/5/2025) siang.

Peristiwa yang menggegerkan warga tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WITA. Korban, Kolerius Tumboki (59), seorang petani warga setempat, mengalami luka serius setelah ditikam menggunakan senjata tajam saat sedang beristirahat di rumahnya.

Berdasarkan keterangan saksi mata, seorang pria berinisial FAT (33) diduga sebagai pelaku tunggal dalam aksi penganiayaan berat itu. Saksi bernama Hagai Ibrahim (74) mengungkapkan bahwa pelaku tiba-tiba datang membawa pisau dan langsung menikam korban sebanyak tiga kali di bagian perut.

“Saksi melihat pelaku datang membawa pisau dan langsung menikam korban yang sedang tidur. Spontan saksi berteriak, membuat pelaku panik dan melarikan diri setelah menjatuhkan pisaunya,” terang Kasat Reskrim Polres Bangkep, AKP Makmur, S.H., saat dikonfirmasi Humas Polres Bangkep.

Mendapat laporan kejadian tersebut, aparat kepolisian bersama Babinsa dan masyarakat segera melakukan pencarian. Sekitar pukul 16.30 WITA, terduga pelaku FAT berhasil ditemukan bersembunyi tak jauh dari lokasi kejadian.

“Kami bergerak cepat setelah mendapatkan informasi dan berhasil mengamankan terduga pelaku hanya beberapa jam setelah kejadian,” lanjut AKP Makmur.

Saat ini, FAT tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Bangkep guna mendalami motif dan kronologi peristiwa tersebut. Sementara itu, barang bukti berupa sebilah pisau yang digunakan dalam aksi penikaman telah diamankan sebagai bagian dari proses penyidikan.

Korban yang mengalami tiga luka tusukan di bagian perut telah mendapat penanganan medis di Puskesmas Sabang.

“Kondisi korban menjadi perhatian utama kami. Kami telah berkoordinasi dengan pihak medis untuk memastikan korban mendapatkan perawatan terbaik,” tutup AKP Makmur. (*)