Pemda Bangkep

Bupati Bangkep Rusli Moidady, Gelar RDP Bersama Direktur RS Trikora Terkait Realisasi Anggaran TW I–II Tahun 2025

1034
×

Bupati Bangkep Rusli Moidady, Gelar RDP Bersama Direktur RS Trikora Terkait Realisasi Anggaran TW I–II Tahun 2025

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID, SALAKAN – Bupati Banggai Kepulauan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Plt. Direktur Rumah Sakit Trikora Salakan, yang turut dihadiri perwakilan DPRD/Komisi I, para Asisten, serta kepala OPD terkait.

RDP yang dilaksanakan di ruang rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan pada Selasa, 22 Juli 2025, membahas laporan realisasi pelaksanaan anggaran tahun 2024 serta realisasi anggaran Triwulan I dan II tahun 2025 dari RSUD Trikora Salakan.

Turut mendampingi Bupati dalam rapat tersebut antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan Edison Moligay, S.Sos., M.AP., Kepala BPKAD Stevan Moidady, S.E., M.Si., Kepala Badan Pendapatan Daerah Hengky Dilengan, S.STP., M.Si., Kepala Dinas Perikanan Dr. Ferdi Salamat, beserta para sekretaris dinas, kepala bagian terkait, serta perwakilan dari BPJS.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, S.T., M.T., AIFO, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Plt. Direktur RS Trikora beserta seluruh jajaran atas inovasi dan pencapaian yang telah diraih meski di tengah kondisi efisiensi anggaran saat ini.

“Terlepas dari beberapa kekurangan, seperti adanya alat yang rusak, Direktur bersama jajarannya tetap mampu mengatasinya dan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik,” ujar Bupati.

Ia juga menyoroti beberapa aspek penting seperti efektivitas dan fleksibilitas layanan, optimalisasi pelayanan, pembiayaan dan ketersediaan SDM, penurunan klaim BPJS, serta ketersediaan ventilator yang saat ini masih dalam tahap pencarian solusi. Pemerintah daerah, kata Bupati, tetap berkomitmen penuh dalam mendukung sektor kesehatan karena merupakan layanan dasar yang wajib dipenuhi.

Wakil Ketua II DPRD Banggai Kepulauan, H. Suhardin Sabalino, yang mewakili Komisi I, juga memberikan apresiasi atas inovasi dan kinerja RS Trikora saat ini.

“Dengan status BLUD, RS Trikora tetap membutuhkan dukungan anggaran karena layanan kesehatan bersifat darurat dan tidak bisa diprediksi kapan kebutuhannya muncul,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPKAD Stevan Moidady menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan prioritas yang wajib diperhatikan pendanaannya agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik.

Menutup pertemuan tersebut, Plt. Direktur RS Trikora Salakan, dr. Feldy Deki, Sp.B, FinaCS, berharap adanya dukungan dari semua pihak untuk terus bersinergi dalam memajukan RS Trikora sesuai tugas dan peran masing-masing. (*)