JPSulteng, BANGGAI – Bupati Banggai Ir. H. Amirudin, S.P., M.P., M.M. secara resmi membuka Jambore Karang Taruna Kabupaten Banggai Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus Karang Taruna desa dan kelurahan se-Kabupaten Banggai, Senin (2/11/2026), di Lapangan Mirqan Bukit Halimun.
Dalam momentum tersebut, Bupati Amirudin juga menyerahkan secara simbolis bantuan Beasiswa Gerbang Cerdas berupa pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan biaya akhir studi kepada empat perguruan tinggi di Kabupaten Banggai. Sebanyak 665 mahasiswa dari Universitas Tompotika, Universitas Muhammadiyah Luwuk, AMIK Nurmal, dan Politeknik Banggai Industri tercatat sebagai penerima manfaat program tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Amirudin menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran Karang Taruna atas inisiatif penyelenggaraan jambore tersebut. Ia berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial dan ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi wadah untuk mempertemukan gagasan, memperkuat solidaritas, serta membangun semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, Karang Taruna memiliki posisi strategis sebagai organisasi sosial kepemudaan yang berperan dalam membentuk karakter, kepemimpinan, dan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan masyarakat.
“Karang Taruna bukan sekadar organisasi kepemudaan. Karang Taruna adalah rumah pengabdian, tempat tumbuhnya kepedulian, tempat ditempanya kepemimpinan, dan tempat lahirnya generasi muda yang memiliki keberanian untuk mengambil tanggung jawab terhadap masa depan masyarakatnya,” ujar Amirudin.
Ia menegaskan, masa depan Kabupaten Banggai sangat ditentukan oleh kesiapan generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan dan perubahan zaman. Karena itu, Karang Taruna diharapkan mampu menjadi kekuatan sosial yang aktif, produktif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Bupati juga mengingatkan agar pemuda Banggai tidak hanya menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan zaman, melainkan tampil sebagai pelaku perubahan, penggerak pembangunan, serta pencipta peluang dan inovasi.
“Jangan sampai pemuda Kabupaten Banggai hanya menjadi penonton di tengah cepatnya perubahan zaman. Kita ingin pemuda Banggai menjadi pelaku, penggerak, bahkan menjadi pencipta peluang dan inovasi,” tegasnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, ia mendorong Karang Taruna mengambil peran aktif dalam berbagai sektor pembangunan, seperti pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengembangan UMKM, pertanian, perikanan, pariwisata, pelestarian lingkungan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Pada kesempatan itu, Bupati Amirudin juga memberikan perhatian khusus terhadap pengukuhan pengurus Karang Taruna desa dan kelurahan se-Kabupaten Banggai. Ia menegaskan bahwa jabatan dalam organisasi bukan sekadar kehormatan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Ia menitipkan lima pesan kepada seluruh pengurus dan kader Karang Taruna. Pertama, membangun organisasi yang aktif, solid, dan produktif melalui program kerja yang jelas, terukur, serta sesuai kebutuhan masyarakat.
Kedua, menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Ketiga, mengembangkan kreativitas serta kemandirian ekonomi pemuda. Keempat, memperkuat kemitraan strategis dengan pemerintah melalui komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi bersama pemerintah kecamatan, desa, kelurahan, serta perangkat daerah terkait.
Kelima, menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat dengan menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta menjauhi narkoba, kekerasan, dan pergaulan yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Melalui pelaksanaan Jambore Karang Taruna Kabupaten Banggai Tahun 2026, diharapkan terbangun solidaritas dan kapasitas kader kepemudaan yang semakin kuat, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, mandiri, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Amirudin secara resmi membuka kegiatan tersebut dengan mengucapkan, “Bismillahirrahmanirrahim, Jambore Karang Taruna Kabupaten Banggai Tahun 2026, saya secara resmi nyatakan dibuka.”
