PEMDA TOJO UNA-UNA

Abdul Mu’ti: Pentingnya Peran Guru Sebagai Pilar Utama Mencerdaskan Kehidupan Bangsa Membentuk Karakter Generasi Masa Depan.

536
×

Abdul Mu’ti: Pentingnya Peran Guru Sebagai Pilar Utama Mencerdaskan Kehidupan Bangsa Membentuk Karakter Generasi Masa Depan.

Sebarkan artikel ini

Lima nasihat bijak Presiden RI,  Prabowo Subianto : Belajarlah dengan baik, cintai ayah dan ibu, hormati guru, rukun dengan teman, serta cintai tanah air dan bangsa.

JURNALPOLRISULTENG.ID – TOJO UNA UNA, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia,  Abdul Mu’ti (Mendikdasnmen RI)  menegaskan pentingnya peran guru sebagai pilar utama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta membentuk karakter generasi masa depan.

Statemen Mendikdasmen RI itu dibacakan bupati Tojo Una Una Ilham Lawidu, SH sebagai pembina Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025 berlangsung khidmat di Desa Lebiti, Kecamatan Togean, Kabupaten Tojo Una Una, Selasa 25 Nopember 2025.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan penutupan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) PGRI Kabupaten Tojo Una-Una digelar selama beberapa hari.

Mengutip sambutan Menteri, bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru di Indonesia atas dedikasi, kreativitas, dan ketangguhan mereka dalam menghadapi dinamika dunia pendidikan yang terus berkembang. Perayaan HGN dan HUT PGRI tahun ini diharapkan menjadi momentum penting untuk terus mendorong peningkatan profesionalisme serta kesejahteraan guru di Kabupaten Tojo Una-Una.

Diungkapkan bupati, selama satu tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, telah mengambil langkah nyata dalam meningkatkan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru.

Momentum peringatan itu Bupati Ilham Lawidu menyampaikan, bahwa pemerintah  pada tahun 2025 telah  memberikan beasiswa sebesar tiga juta rupiah per semester bagi guru yang belum berpendidikan D4/S1 untuk melanjutkan studi melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau, dengan target 12.500 penerima.

Selain itu,  menyediakan beragam pelatihan seperti Pendidikan Profesi Guru, peningkatan kompetensi guru Bimbingan Konseling, pelatihan BK untuk guru non-BK, pembelajaran mendalam, koding dan kecerdasan artifisial, kepemimpinan sekolah, serta pengembangan kompetensi lainnya.

Terkait dengan  kesejahteraan, pemerintah memberikan tunjangan sertifikasi sebesar dua juta rupiah per bulan bagi guru non-ASN, serta tunjangan satu kali gaji pokok bagi guru ASN.

Sementara guru honorer menerima insentif sebesar 300 ribu rupiah per bulan, dengan seluruh tunjangan dan insentif ditransfer langsung ke rekening penerima.

“Pemerintah menyadari bahwa dukungan ini belum sepenuhnya memenuhi harapan, namun berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.” Ujar Ilham Lawidu.

Upaya dan perhatian Pemerintah daerah,  menargetkan peningkatan program pada tahun 2026, di antaranya pembukaan beasiswa studi bagi 150 ribu guru serta kenaikan insentif guru honorer menjadi 400 ribu rupiah per bulan.

“beban administrasi guru akan dikurangi, kewajiban mengajar tidak lagi disyaratkan minimal 24 jam” Ucap BUpati.

Bupati Ilham Lawidu diakhir sambutannya menyampaikan, akan ada satu hari khusus belajar bagi guru setiap pekan. Kebijakan ini bertujuan agar guru dapat lebih fokus menjalankan peran sebagai pendidik profesional.Imbuh Bupati.(Sam Asiku)  Sumber : PPID Dinas Kominfo Touna