JPSULTENG Banggai, – Di saat masyarakat merayakan Tahun Baru, kelangkaan BBM jenis Pertalite mulai dirasakan di Kabupaten Banggai. Salah satu penyebabnya adalah praktik mencurigakan di sejumlah SPBU yang terang-terangan mengutamakan pengisian bahan bakar ke puluhan jerigen.
Pantauan media ini, di SPBU Jalan Trans Desa Bunga, Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai, mengungkapkan antrian panjang jerigen yang diangkut menggunakan motor dan mobil. Kamis 2 Januari 2025.
Lebih parah lagi, pengisian dilakukan hingga malam hari tanpa henti. Beberapa kendaraan bahkan dengan leluasa membawa nosel BBM ke dalam mobil untuk mengisi puluhan jerigen secara sembunyi-sembunyi.

Praktik semacam ini melanggar aturan yang diatur dalam Surat Edaran Menteri ESDM No. 13/2017, yang dengan tegas melarang penyaluran BBM di luar jalur resmi.
Ironisnya, meskipun praktik ini berlangsung secara terang-terangan, belum ada tindakan tegas dari pihak berwenang. Pertanyaan besar kini muncul: di mana peran pengawas dan aparat hukum? Apakah pelanggaran ini sengaja dibiarkan demi keuntungan segelintir pihak?
Masyarakat mendesak pemerintah daerah dan aparat terkait untuk segera menindak tegas SPBU nakal dan menghentikan praktik penyelewengan ini.

Jika dibiarkan, kelangkaan Pertalite bisa menjadi bom waktu yang merugikan masyarakat luas.
Awal tahun yang kelam ini seharusnya menjadi peringatan bagi semua pihak: hentikan praktik kotor, atau kepercayaan rakyat akan hilang sepenuhnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Wartawan Media Ini belum berhasil mengkonfirmasi kepada pihak SPBU yang bersangkutan (ASK) ***