JURNALPOLRISULTENG.ID – TOJO UNA UNA, Ketua Forum Pemuda Kayu Kelor (FPK) Kelurahan Dondo Barat Kecamatan Ratolindo Fadly Usman, S.Sos menilai program inovatif yang berkelanjutan, telah menguatkan kepercayaan para tokoh masyarakat dan para RT dan RW serta pemuda setempat, sepenuhnya memberi dukungan untuk mensukseskan setiap kegiatan pembangunan dan penataan lingkungan dikelurahan Dondo Barat, Kecamatan Ratolindo, kabupaten Tojo Una Una.

Dikatakan Fadly Usman, kelurahan Dondo Barat layak menjadi simple bagi kelurahan dan desa yang ada dikabupaten TojoUna Una, hal ini telah dibuktikan dengan penghargaan Mendagri belum lama ini.
“Kami mencermati kreativitas lurah dari tahun ketahun berbeda, dalam rangka menyambut bulan suci Ramdhan 1447 H” ucap Fadly Usman, Sabtu Malam, 14 Februari 202.
Fadly Usman menjelaskan saat ini masyarakat usai sholat Tarawih menyelesaikan pembangunan fasilitas umum tempat nongkrong para remaja, malam ini dalam tahap penyelesaian Atap. Ia menjelaskan, selama ini para remaja berkumpul di teras kantor lurah Dondo Barat, “tempat ini sangat tepat bagi mereka.” Ujarnya.

Menurutnya Kedepan kawasan itu akan dilengkapi dengan lapak penjualan berbagai aneka minum seperti kopi, the dan beraneka jus, dan makan ringan seperti bakso dan Pisang Goreng.
Ia memberi apresiasi kepada pemerintah Kelurahan yang jeli melihat kebutuhan remaja yang didominasi siswa. “Semoga fasiltas yang disiapkan Pemerintah Kelurahan dapat memberi manfaat dan digunakan secara positif.” Himbau Fadly Usman.
“Minimal para siswa tidak kewarnet lagi, karena tempat itu disiapkan WIFI gratis untuk mengakses bahan pelajaran yang dibutuhan siswa, dengan suasana damai yang tak jauh dari bibir pantai” Jelas Fadly Usman optimis
Fadly mengungkap ditempat itu akan mendorong kemandirian masyarakat dalam meningkatkan ekonomi melalui program UMKM, melalui pengadaan lapak yang direncanakan ditempat itu.
Pada kesempatan itu Fadly Usman menyorot sinergis pemerintah kelurahan dengan masyarakat yang terbangun baik, dalam rangka meningkatkan kebersihan lingkungan yang partisipatif. “Alhamdulillah salah seorang RT, telah menyiapkan2 unit gerobak pengangkut sampah dari rumah-rumah masyarakat yang tak bisa dilewati mobil sampah”jelas Fadly.
Disentil soal semarak Bulan Suci Ramadhan1447 H masyarakat Dondo Barat tahun ini, menurutnya masyarakat sedang giat-giatnya membangun gafura bambo yang akan dihiasi dengan beraneka ragam lampu.
Semarak kegiatan akan nampak beberapa hari sebelum hari idul fitri, tepatnya malam pasang Lampu dan pada puncaknya pada perayaan tradisional malam lebaran Katupat nanti.
Fadly Usman mengungkap sumber dana untuk pemasangan lampu dan gapura bambo berasal dari swadaya murni masyarakat yang nilainya berkisar Rp. 30 jutaan. “Realisasai pemasangannya sudah mencapai 40 persen” ujarnya.
Diujung pertemuan Fadly Usman menjelaskanbahwa tradisi perayaan malam lebaran ketupat pada intinya adalah sarana meningkatkan silaturahim antar masyarakat dan pemerintah daerah.”Insya Allah Pemerintah Daerah akan memberi perhatian dan dukungannya.” Tandas Fadly. (Sam Asiku)