PEMDA TOJO UNA-UNA

Buka Rapat TKPKD, Wabup Touna : Upaya Menuntaskan Kemiskinan Menjadi Tanggung Jawab Bersama

545
×

Buka Rapat TKPKD, Wabup Touna : Upaya Menuntaskan Kemiskinan Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Sebarkan artikel ini

Kegiatan ini mengusung tema Penguatan Strategi Penanggulangan Kemiskinan dan Pemutakhiran Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) Tahun 2024.

JURNALPOLRISULTENG.ID – TOUNA, Wakil Bupati Tojo Una-una Ilham Lawidu membuka secara resmi Rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Tojo Una-una Tahun 2024. Bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati, Kamis (11/07/2024).

Rapat ini juga dihadiri : Pj. Sekretaris Daerah Alimudin Muhammad, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Nawatsara Panjili, Staf Ahli Bupati, Sejumlah Kepala Perangkat Daerah dan Pejabat terkait yang tergabung dalam Tim TKPKD, perwakilan Kepala BPS Kabupaten Tojo Una-una, narasumber dari Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah via zoom.

Kegiatan ini mengusung tema Penguatan Strategi Penanggulangan Kemiskinan dan Pemutakhiran Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) Tahun 2024.

Dalam sambutannya, Wabup Ilham Lawidu mengungkapkan pentingnya masalah kemiskinan sebagai tantangan besar untuk segera dituntaskan menjadikannya sebagai salah satu target tujuan pembangunan berkelanjutan yang selalu dievaluasi dari waktu ke waktu.

Sebagai tindak lanjutnya, terbit Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022 tentang percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem yang mengamanatkan untuk menghapuskan kemiskinan ekstrem menjadi 0% (nol persen) pada tahun 2024.

“Atas nama pemerintah daerah, saya mengucapkan terima kasih atas terlaksananya rapat tim penanggulangan kemiskinan daerah ( TKPKD ) ini dan semoga rapat ini dapat menghasilkan langkah-langkah strategis dalam rangka upaya penanggulangan kemiskinan, sehingga dapat dihasilkan kesepakatan bersama untuk melaksanakan kegiatan yang sistematis, terencana dan bersinergi dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan di kabupaten tojo una – una”. Jelas Ilham

Selain itu, Ia meminta kepada seluruh pemangku kepentingan agar berkoordinasi sehingga menghasilkan satu data kemiskinan yang merupakan sinkronisasi data P3KE dan DTKS dengan registrasi sosial ekonomi (Regsosek), sesuai amanah Perpres 39 tahun 2019 tentang satu data indonesia. agar program intervensi dapat tepat sasaran dalam memberikan berbagai bantuan sosial untuk orang miskin.

Terakhir, Wabup berharap upaya untuk menuntaskan kemiskinan menjadi tanggung jawab bersama. pemerintah tentunya tidak dapat menyelesaikan persoalan kemiskinan tanpa bantuan berbagai pihak. (Sam Asiku)