Pemda Bangkep

Bupati Bangkep Buka Rakor Percepatan Program Pemanfaatan Padi Lahan Kering, Untuk Dukung Swasembada Pangan Nasional 2025

670
×

Bupati Bangkep Buka Rakor Percepatan Program Pemanfaatan Padi Lahan Kering, Untuk Dukung Swasembada Pangan Nasional 2025

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID, Salakan – Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, ST., MT., membuka rapat koordinasi (Rakor) percepatan program pemanfaatan padi lahan kering dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung BPU Tinangkung, Rabu (14/5/2025).

Bupati Bangkep Buka Rakor Percepatan Program Pemanfaatan Padi Lahan Kering, Untuk Dukung Swasembada Pangan Nasional 2025. (Foto Doc)

Rakor dihadiri Kepala Dinas Pertanian Sumiati Manompo, SP., MM., Sekretaris Dinas, serta para camat se-Kabupaten Banggai Kepulauan. Dalam pertemuan ini, Kadis Pertanian juga turut menjadi pemateri utama, membahas strategi budidaya padi gogo sebagai alternatif peningkatan produktivitas pangan di lahan kering.

Dalam sambutannya, Bupati Rusli mengajak para camat dan sekretaris camat untuk menggandeng para kepala desa agar lebih proaktif dalam mendorong penguatan ketahanan pangan di wilayah masing-masing.

“Para camat dan kepala desa harus lebih jeli mengajak masyarakat memanfaatkan lahan kering maupun lahan tidur agar bisa diolah menjadi lahan produktif,” tegas Bupati.

Ia menambahkan, pemanfaatan lahan tidak terbatas pada area luas saja, tetapi juga bisa dimulai dari pekarangan rumah untuk ditanami palawija, rempah-rempah, maupun sayur-sayuran yang dapat dimanfaatkan untuk konsumsi harian maupun menambah pendapatan keluarga.

Lebih lanjut, Bupati menyebutkan bahwa pengelolaan lahan kering bisa dilakukan secara individu, melalui kelompok tani, kebun PKK, maupun penanaman nilam secara kerja bakti massal atau melalui demplot (demonstration plot).

Bupati juga menekankan pentingnya peran penyuluh pertanian dalam mendampingi petani, khususnya dalam budidaya padi gogo. Mulai dari tahap penanaman, perawatan, hingga panen, diharapkan para penyuluh dapat memberikan pendampingan maksimal agar hasil yang diperoleh petani meningkat, sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional tahun 2025.

(VR)