JURNALPOLRISULTENG.ID, Makassar — Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Rusli Moidady, ST., MT., bersiap menggelar event pariwisata bertaraf internasional bertajuk Festival Internasional Pesona Danau Paisupok 2025. Festival ini akan menjadi ajang kolaborasi enam kabupaten di wilayah timur Sulawesi Tengah, yang oleh Rusli diberi nama “BangToMori” (Banggai, Togean, Morowali).

Bupati Rusli menjelaskan, dalam sebulan terakhir ia melakukan roadshow ke berbagai forum promosi internasional, termasuk ajang Miss Universe Asia (MUA) di Bali, serta bertemu sejumlah menteri, petinggi negara, hingga akademisi dari universitas ternama di Indonesia.
“Kami siap menggelar event promosi pariwisata berskala internasional. Saya bersama Wakil Bupati Serfi Kambey telah sepakat melaksanakan Festival Danau Paisupok ini pada bulan November 2025,” ujar Bupati Rusli kepada media Jurnal Polri Sulteng, Minggu (4/5/2025).
Mengapa dinamakan Festival Paisupok? Menurut Rusli, Danau Paisupok kini menjadi daya tarik dan pemicu perhatian dunia. “Begitu wisatawan datang karena penasaran dengan keindahan Paisupok yang sudah mendunia, barulah kami perkenalkan destinasi wisata unggulan lainnya di Bangkep,” jelasnya.
Terkait tanggal pelaksanaan, Rusli menegaskan masih akan dimatangkan lebih lanjut. Dalam konferensi tersebut, ia juga didampingi praktisi pariwisata Indonesia Timur, Mohamad Dino Gobel.
Selain memajukan pariwisata, Rusli juga merancang kolaborasi strategis lintas daerah untuk mendorong sektor perikanan dan investasi. Enam daerah yang akan bersinergi dalam inisiatif “BangToMori” meliputi tiga kabupaten Banggai bersaudara, Kepulauan Togean, serta dua kabupaten di Morowali.
“Saya ingin membangun Bangkep dengan semangat kolaborasi bersama daerah-daerah dalam kawasan BangToMori ini,” kata Rusli dengan penuh semangat.
Ia menambahkan, pengembangan sektor pariwisata dan investasi di Bangkep sangat bergantung pada konektivitas dengan Luwuk Banggai. Banyak wisatawan yang setelah mengunjungi Paisupok, tertarik melanjutkan perjalanan ke Togean dan Balut.
Rusli juga menyoroti besarnya potensi penyerapan tenaga kerja di sektor perikanan dan industri nikel di Morowali. “Bangkep harus memanfaatkan peluang itu. Doakan ya,” ucapnya sambil tersenyum ramah.
(VR)





